Timbulkan Kelainan Langka, AS Minta Penggunaan Vaksin Johnson & Johnson Dihentikan

Antara, · Selasa 13 April 2021 22:58 WIB
https: img.okezone.com content 2021 04 13 18 2394198 timbulkan-kelainan-langka-as-minta-penggunaan-vaksin-johnson-johnson-dihentikan-2PczldwBRj.jpg Ilustrasi. (Foto: Shutterstock)

WASHINGTON - Badan kesehatan federal Amerika Serikat pada Selasa (13/4/2021), meminta agar penggunaan vaksin Covid-19 dosis tunggal Johnson & Johnson dihentikan, setelah enam penerima vaksin mengalami kelainan langka termasuk pembekuan darah. 

Pusat Pencegahan dan Pengendalian Penyakit AS (CDC) akan mengadakan pertemuan pada Rabu guna meninjau kasus tersebut. 

Baca juga: Biden: Tak Ada Pembenaran bagi Penjarahan dan Kekerasan di Minnesota

Sebanyak enam penerima vaksin adalah perempuan antara usia 18-48 tahun. Seorang perempuan meninggal dan satu lagi di Nebraska dirawat di rumah sakit dalam kondisi kritis, seperti dilansir New York Times, mengutip pejabat. 

CDC dan Badan Pengawas Obat dan Makanan (FDA) melalui pernyataan bersama mengatakan bahwa insiden buruk tampaknya sangat jarang terjadi saat ini.

Per 12 April lebih dari 6,8 juta dosis vaksin Covid-19 Johnson & Johnson telah diberikan di AS.

Baca juga: Dokter: George Floyd Tidak Meninggal karena Serangan Jantung atau Overdosis

Saham perusahaan itu terjun bebas, turun 3 persen sebelum pembukaan perdagangan.

Permintaan dari regulator AS muncul kurang dari sepekan setelah regulator obat Eropa menyebutkan bahwa pihaknya sedang meninjau kasus pembekuan darah langka pada empat penerima vaksin di AS.

(qlh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini