JAKARTA - Komunikolog Indonesia, Emrus Sihombing menilai, penganiayaan seorang perawat RS Siloam Sriwijaya Palembang pada Kamis (15/4/2021) di luar batas kewajaran dan kemanusiaan.
Hal tersebut menanggapi kejadian penganiayaan seorang perawat RS Siloam Sriwijaya Palembang yang dilakukan Jason Tjakrawinata alias JS. Pelaku JS sendiri merupakan keluarga yang tengah dirawat di sana.
"Jika perbuatan tersebut terbukti sah secara hukum, maka pelaku kekerasan tersebut harus diberikan hukuman sangat berat untuk menimbulkan efek jera di tengah masyarakat dan diharapkan menjadi yurisprudensi ke depan," ujar Emrus dalam keterangannya, Sabtu (17/4/2021).
Baca Juga: Jason Tjakrawinata Pelaku Pemukul Perawat RS Siloam Minta Maaf
Emrus menilai, dari aspek komunikasi, ucapan, tekanan suara dan tindakan pelaku menunjukkan bahwa orang yang bersangkutan sangat arogan dan menganggap perawat tersebut sebagai objek semata.
"Saya sangat prihatin dan sekaligus menyatakan protes keras kepada pelaku. Sekaligus dengan kerendahan hati, saya menyarankan kepada semua aparat penegak hukum agar jangan kasih kendor kepada yang bersangkutan. Hanya satu kalimat, beri hukuman berat," jelasnya.
Baca Juga: DPR Minta Kasus Penganiayaan terhadap Perawat Diusut Tuntas