JAKARTA - Sejumlah tokoh nasional memberikan dukungan kepada Badan Pengawas Obat dan Makanan Republik Indonesia (BPOM RI) terkait kisruh Vaksin Nusantara.
Para tokoh tersebut antara lain mantan Wakil Presiden RI Boediono, mantan Pimpinan KPK Erry Riyana Hardjapamekas, mantan Ketua Umum Pengurus Pusat Muhammadiyah Ahmad Syafii Maarif, Rais Syuriah PBNU Kiai Haji Ahmad Mustofa Bisri atau Gus Mus, Anita Wahid. Serta tokoh-tokoh lainnya dari berbagai macam bidang.
Baca Juga: Seret Tokoh dalam Kisruh Izin Vaksin Nusantara, DPR: BPOM Lembaga Independen, Jangan Main Politik
Para tokoh tersebut meminta semua pihak menghargai kinerja BPOM. Dan membiarkan BPOM bekerja dengan baik tanpa ada tekanan dari manapun.
"Biarkan BPOM bekerja tenang bersama tim pakarnya, kami percaya pada integritas ilmuan dan independensi mereka," ujar inisiator dukungan tersebut yakni Natalia Soebagjo, dalam jumpa pers secara daring, Sabtu (17/6/2021).
Natalia menyebut, selama ini BPOM telah mengabdi untuk menjaga kesehatan masyarakat di negara kesatuan RI. Bahkan BPOM telah membuktikan diri sebagai patriot tanpa banyak retorika
teguh menghadapi tekanan darimana saja.
"Kami warga republik berdiri bersama mereka setiap penelitian dan pengembangan vaksin dan obat kami hargai sebagai ikhtiar membuka kemungkinan baru melawan pandemi," jelasnya.
"Namun, tentu dengan tetap mengindahkan asas-asas ilmiah. Mari kita ingat bahwa hidup mati jutaan rakyat adalah taruhannya," tegasnya.
Baca Juga: Hubungan Peneliti Vaksin Nusantara dan BPOM Tak Harmonis, DPR: Ini Menghina Kita Sebagai Bangsa
Berikut dukungan dari para tokoh kepada BPOM :
Tim BPOM Majulah terus
Setiap penelitian vaksin perlu diputuskan oleh lembaga yang memiliki otoritas perlu diputuskan oleh lembaga negara yang memiliki otoritas kita punya BPOM RI
Kami yang yabg nama-namanya tercantum dibawah ini bersikap berpegang pada pendirian BPOM yang merupakan badan resmi di Indonesia dan bekerja berdasarkan prosedur-prosedur disiplin dan integritas ilmiah
Biarkan BPOM bekerja tenang bersama tim pakarnya, kami percaya pada integritas ilmuan dan independensi mereka
Selama ini BPOM telah mengabdi untuk menjaga kesehatan masyarakat di negara kesatuan RI
Mereka yang bekerja di BPOM telah membuktikan diri sebagai patriot tanpa banyak retorika, teguh menghadapi tekanan darimana saja
Kami warga republik berdiri bersama mereka
setiap penelitian dan pengembangan vaksin dan obat kami hargai sebagai ikhtiar membuka kemungkinan baru melawan pandemi
Namun tentu dengan tetap mengindahkan asas-asas ilmiah
Mari kita ingat bahwa hidup mati jutaan rakyat adalah taruhannya.
(Arief Setyadi )