Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Asa Jawa Tengah untuk Korban Siklon Seroja NTT

Fahmi Firdaus , Jurnalis-Sabtu, 17 April 2021 |16:11 WIB
Asa Jawa Tengah untuk Korban Siklon Seroja NTT
Foto:Ist
A
A
A

JAKARTA - “Jalur banyak yang putus. Kami sering memutar jalur bahkan sekarang ini saya dan rekan-rekan harus naik kapal untuk ke Amfoang,” tulis pesan singkat dari Agung Tri, Tim Reaksi Cepat (TRC) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Blora, Sabtu (17/4/2021).

Agung dan 17 rekannya tergabung dalam 'Tim Relawan Jateng (Jawa Tengah) Gayeng' untuk Nusa Tenggara Timur (NTT). Mereka tak boleh kendor ataupun patah semangat untuk berjuang mencapai kampung-kampung itu. Asa yang dibawa jauh-jauh dari Jawa Tengah harus tetap dipertahankan hingga misi kemanusiaan dapat dilaksanakan dengan baik demi saudara-saudara yang terdampak bencana siklon seroja di NTT.

Melalui jaringan komunikasi yang masih tersedia, Agung melaporkan secara langsung perihal apa yang sedang dia dan rekan-rekan Relawan Jateng Gayeng hadapi saat ini kepada Tim Komunikasi Kebencanaan, Pusat Data Informasi dan Komunikasi Kebencanaan (Pusdatinkk), Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).

Pada pukul 12.48 WITA, Agung bersama Tim Relawan Jateng Gayeng di bawah komando Alexander Armin tengah menunggu kapal yang akan membawanya dari Pelabuhan Bolok, Kabupaten Kupang menuju Pelabuhan Naikliu di Kecamatan Amfoang Utara.

Mereka akan kembali membantu dan mendistribusikan logistik bagi warga terdampak bencana banjir bandang yang menewaskan sebanyak 181 jiwa itu. “Ini kami sedang menunggu kapal,” katanya.

Sebelumnya pada hari Jumat (16/4), Tim Relawan Jateng Gayeng telah mengirimkan beberapa paket logistik yang mereka bawa menggunakan 1 kontainer dari Jawa Tengah kepada masyarakat di Desa Airbaun, Kecamatan Amarasi Barat, Kabupaten Kupang, NTT. Bantuan logistik itu diberikan untuk memenuhi kebutuhan warga selama tiga hari ke depan, sedangkan sisanya akan diberikan untuk wilayah lain.

Pelepasan Tim Relawan oleh Gubernur Jawa Tengah

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Tengah di bawah Komando Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo sebelumnya melepas Agung dan 17 orang Tim Relawan Jateng Gayeng untuk Penanganan Darurat Bencana NTT dari pelataran Kantor Gubernur Provinsi Jawa Tengah di Kota Semarang pada Selasa (13/4).

Mereka yang tergabung dalam tim relawan tersebut meliputi 8 orang dari masing-masing BPBD Kabupaten Blora, BPBD Kabupaten Grobogan, BPBD Kabupaten Semarang, BPBD Kabupaten Kendal, BPBD Kabupaten Klaten, BPBD Kabupaten Kudus, BPBD Kabupaten Kebumen dan BPBD Kota Semarang.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement