Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

RS Lapangan Bogor Dinonaktifkan, Bima Arya: Semoga Tak Ada Lonjakan Kasus Setelah Lebaran

Haryudi , Jurnalis-Senin, 19 April 2021 |23:04 WIB
RS Lapangan Bogor Dinonaktifkan, Bima Arya: Semoga Tak Ada Lonjakan Kasus Setelah Lebaran
RS Lapangan Kota Bogor. (Foto: Humas Pemkot Bogor)
A
A
A

Secara umum, kata Bima, kasus Covid-19 di Kota Bogor juga cukup terkendali. Dari 871 tempat tidur isolasi yang disiapkan di 21 rumah sakit rujukan dan Pusdiklat BPKP, hanya terisi 260 (30 persen). 

“Meski demikian, warga tetap harus waspada karena belum aman sepenuhnya. Tetap jaga protokol kesehatan demi kelancaran ibadah selama Ramadhan hingga Idul Fitri nanti. Semoga Tidak ada lonjakan kasus dan semakin dijauhkan dari wabah Covid-19,” paparnya.

Sementara itu, Kepala RSL Covid-19 Kota Bogor dr Yeti Hariyati mengatakan, penurunan pasien yang dirawat di RS Lapangan telah terjadi sejak awal April, di mana hanya terisi 15 tempat tidur dari total 64 yang disiapkan.

“Bahkan, pekan kemarin hanya 8 pasien. Sekarang sudah nol pasien karena sudah sembuh. Sempat paling banyak itu pada saat akhir Februari sampai awal Maret itu terisi 55 tempat tidur, hampir 100 persen,” ujar Yeti yang juga dokter spesialis penyakit dalam di RSUD Kota Bogor ini. 

Ia menambahkan, untuk tenaga kesehatan sebagian ada yang sudah kembali ke rumah sakit atau fasilitas kesehatan masing-masing. 

“Mereka juga masih dibutuhkan untuk melayani pasien lainnya, baik Covid ataupun non-Covid. Karena kan pelayanan non-Covid juga harus mendapatkan perhatian,” pungkasnya.

(Qur'anul Hidayat)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement