Dia telah berulang kali mengatakan Filipina tidak berdaya untuk menghentikan China, dan bahwa menantang aktivitasnya dapat menimbulkan risiko perang, di mana Filipina akan kalah.
Duterte mengatakan tidak ada cara bagi Filipina untuk menegakkan keputusan arbitrase 2016, yang mengklarifikasi hak kedaulatan Filipina di zona ekonomi eksklusifnya "tanpa pertumpahan darah".
Kedutaan Besar China di Manila tidak segera menanggapi permintaan komentar.
Filipina telah mengajukan beberapa protes diplomatik terhadap tindakan China di Laut Cina Selatan, dengan yang terbaru menuduh tetangga raksasanya melakukan penangkapan ikan ilegal dan mengerahkan lebih dari 240 perahu di dalam perairan teritorialnya.
(Rahman Asmardika)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.