Kucingnya Dipukul, Amran Bacok Ayah Kandungnya hingga Kritis Usai Berbuka

M Andi Yusri, Koran SI · Selasa 20 April 2021 12:00 WIB
https: img.okezone.com content 2021 04 20 608 2397665 kucingnya-dipukul-amran-bacok-ayah-kandungnya-hingga-kritis-usai-berbuka-W9Zc3JQWFi.jpg Foto:Ist

DELISERDANG – Seorang anak nekat membacok ayah kandungnya bernama Abdullah Chaniago (90), hingga kritis dan harus dilarikan ke rumah sakit. Pelaku diketahui bernama Amran (45) warga Blok I, Gang Pancasila, Dusun IV, Desa Dalu Sepuluh A, Kecamatan Tanjung Morawa, Kabupaten Deliserdang, Sumatera Utara.

(Baca juga: Operasi Senyap Kopassus Jalan Kaki Ratusan Km saat Puasa di Rimba Kalimantan)

Akibat kejadian tersebut, Abdullah terpaksa dilarikan ke Rumah Sakit Grandmed Lubuk Pakam karena mengalami luka di kepalanya akibat dibacok anaknya.

Informasi dihimpun, pelaku nekat membacok ayahnya karena tidak terima kucingnya dipukul. Peristiwa keji itu dilakukannya setelah berbuka puasa.

Kasat Reskrim Polresta Deliserdang, Kompol Muhammad Firdaus menyebutkan pelaku sudah diamankan di Polresta Deliserdang.

(Baca juga: Membelot ke OPM, Eks Prajurit Raider Lucky Matuan Khianati Negara dan Sapta Marga)

"Memang ada informasi awal jika pelaku mengalami gangguan jiwa, tapi untuk memastikannya kita harus memeriksa keluarganya apakah memang pelaku mengalami gangguan jiwa atau tidak. Soal motifnya masih didalami," terangnya saat dikonfirmasi, Selasa (20/4/2021).

Informasi yang dihimpun MNC Portal, diketahui Amran sudah lama mengalami gangguan jiwa, dan hal ini dikuatkan oleh Fasilitator SLRT Dinas Sosial Deliserdang atas nama Indra bahwa pelaku pernah dibawa berobat ke Rumah Sakit Jiwa pada tahun 2018.

Akibat aksinya membacok sang ayah, saat ini Amran juga dibawa ke RSUD Deliserdang karena mengalami luka-luka di kepala akibat lemparan batu dan pukulan dari massa yang geram atas perbuatannya kepada sang ayah.

Sedangkan Abdullah Chaniago dalam perawatan di Rumah Sakit Grandmed Lubuk Pakam mengalami luka bacok di kepala.

Polsek Tanjung Morawa dan Pemerintah Kecamatan Tanjung Morawa membawa korban ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan intensif, mengamankan pelaku dari amukkan massa dan membawa berobat akibat luka yang dideritanya dari lemparan dan pukulan dari massa.

Selain itu, berkoordinasi dengan pihak Dinas terkait sehubungan dengan tindak lanjut terhadap pelaku, sebab pelaku mengalami gangguan jiwa.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini