Baca juga: Sidang Habib Rizieq, Jaksa Hadirkan 6 Dokter
Ditambahkan Habib Rizieq, hal itu diambil lantaran enggan hasil tes PCRnya dipolitisir oleh pihak yang tidak suka dengan dirinya.
"Saya tidak mau data-data saya dipolitisir oleh siapa pun. Sebetulnya kalau pihak luar datang baik-baik, saya berikan. Tapi kalau kemudian diterror dengan buzzer. Dikatakan Habib Rizieq sudah mampus, kritis, koma. Ini apa?" tuturnya.
Sebelumnya, Wali Kota Bogor Bima Arya menyatakan Habib Rizieq Shihab hendak menghalangi kerja Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kota Bogor saat dirawat di RS UMMI Bogor.
"Kami tunggu hari Sabtu. Tapi yang saya terima surat Habib Rizieq kepada saya, tetapi disampaikan kepada terbuka. Surat tertulis yang tidak berkenaan untuk menyampaikan hasil swab PCR. Diketik, ditandatangi, saya mendapat fotokopi, ditujukan kepada Wali Kota," kata Bima di Pengadilan Negeri Jakarta Timur, Rabu (14/4/2021).
(Awaludin)