2 Bulan Tak Digaji, Pemikul Peti Jenazah Covid-19 di Bandung Mogok Kerja

Arif Budianto, Koran SI · Rabu 21 April 2021 12:50 WIB
https: img.okezone.com content 2021 04 21 525 2398325 2-bulan-tak-digaji-pemikul-peti-jenazah-covid-19-di-bandung-mogok-kerja-h9CJfpkJJE.jpg Pintu masuk TPU Cikadut, Bandung. (Foto : Arif Budianto)

BANDUNG - Pegawai harian lepas (PHL) Tempat Pemakaman Umum (TPU) Cikadut khusus Covid-19 di Kota Bandung, Jawa Barat, mogok kerja. Mereka mogok kerja karena sudah 2 bulan tidak menerima gaji.

Aksi tersebut merupakan buntut kekesalan mereka, lantaran selama ini mereka hanya mengandalkan pendapatan dari honor PHL Pemkot Bandung. Sementara gaji yang dijanjikan dibayar setiap tanggal 25, belum dibayar selama dua bulan.

"Mohon maaf, besok (hari ini) kami off bekerja. Ini karena kami para relawan pemakaman jenazah Covid-19 di Cikadut yang diangkat jadi PHL nasibnya tidak jelas," kata perwakilan relawan PHL TPU Cikadut Fajar kepada MNC Portal Indonesia, Rabu (21/4/2021).

Menurutnya, langkah tersebut terpaksa dilakukan karena gaji tidak juga dibayar. Hal itu tidak sesuai dengan komitmen awal, akan dibayar gaji setiap tanggal 25. Sementara, informasi sebelumnya, alokasi anggaran untuk penanganan pemakaman Covid mencapai Rp4 miliar.

Baca Juga : Doni Monardo: Punya Dokumen Swab Negatif Belum Tentu Bebas Covid-19

Menurut dia, seolah persoalan gaji, pihaknya juga menyayangkan tidak adanya perhatian pihak terkait kepada tenaga PHL pemikul jenazah. Mereka tidak difasilitasi peralatan yang memadai untuk menerapkan protokol kesehatan dalam memakamkan jenazah Covid-19.

"Fasilitas kami pun kurang diperhatikan, terutama ketika malam tiba atau hujan di malam hari, fasilitas kami sangat minim. Padahal itu sangat rawan celaka saat memikul jenazah," katanya.

Baca Juga : Menko PMK: Tahun Lalu Ngotot Mudik Dibarengi Pelonjakan Kasus Covid-19

(erh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini