Tahun ini, ada sebanyak 1.876 orang tenaga keagamaan dari 11 golongan yang mendapatkan bantuan. Di antaranya, 778 guru Taman Pendidikan Alquran (TPQ), 92 muazin, 92 takmir masjid, 93 petugas kebersihan masjid, 284 takmir musala, 53 mudin, 254 pemandi jenazah, 65 penjaga makam, 19 hafiz, 120 guru sekolah minggu dan 26 koster. Pemberian bantuan tersebut, merupakan apresiasi Pemerintah Daerah kepada para tenaga keagamaan yang telah memiliki andil besar dalam mencetak generasi emas yang unggul, berkualitas dan ber-Akhlakul Karimah.
"Ini merupakan bentuk kepedulian kami Pemerintah Kota Mojokerto kepada tenaga keagamaan, di mana mereka telah bertanggung jawab atas kepercayaan yang diberikan untuk melahirkan generasi-generasi hebat, generasi emas yang unggul yang memiliki karakter Akhlakul Karimah," ucapnya.

Seperti diketahui, pada 2045 salah satu program Nasional adalah mencetak generasi emas. Kota Mojokerto berharap akan ada generasi hebat yang lahir dari kota tercinta ini.
Tidak hanya pemberian dana hibah bagi tempat ibadah dan JKK-JKM bagi tenaga keagamaan. Pemerintah Daerah juga memberikan bantuan bagi lansia kurang mampu.
Ada sedikitnya 1.467 lansia se-Kota Mojokerto yang akan diberikan bantuan. Bantuan tersebut, ada sebagian yang telah diberikan pada saat kegiatan Safari Ramadan Salat Subuh maupun Salat Ashar. Namun, untuk sisanya bantuan akan disalurkan secara serentak pada tanggal 29 April mendatang.