2. Kapal selam nuklir adalah kapal selam yang menggunakan reaktor air bertekanan atau PWR (pressurizer water reactor) sebagai sumber tenaga memutar turbin utama yang menggerakkan baling-baling serta motor elektrik pengisi baterai yang menghasilkan listrik untuk berbagai keperluan. Tidak seperti kapal selam diesel yang harus muncul ke permukaan untuk menghisap udara yang dibutuhkan mesin diesel. Keunggulan kapal selam nuklir adalah masa operasionalnya serta lebih bertenaga meskipun kapal selam mempunyai ukuran besar dan harus dalam kondisi menyelam, uranium sebagai bahan bakar dari reaktor dapat diganti setelah 3 tahun pemakaian.
3. Kapal selam engineless adalah jenis kapal selam yang sering disebut sebagai bathysphere. Sebelum bathysphere dibuat, dikenal juga kapal selam tanpa mesin dengan istilah lonceng selam atau diving bell. Penyebutan itu dikarenakan kapal selam ini berbentuk lonceng dengan lantai terbuka. Lalu udara dipompa masuk oleh kru di atas kapal selam agar penyelam atau peneliti dapat tinggal lebih lama di bawah air.
Baca Juga : Ditemukan Tumpahan Minyak, TNI AL: Kemungkinan Terjadi Kerusakan Tangki KRI Nanggala-402
Kapal selam memiliki perlengkapan navigasi mengingat di bawah air laut cahaya tidak bisa menembus lebih. Perlengkapan navigasi yang dimiliki kapal selam yakni global positioning system (GPS), Inertial guidance, dan SONAR System.
Disebutkan juga proses penyelamatan dalam kapal selam dilakukan dengan pengiriman panggilan darurat atau meluncurkan pelampung yang akan mengirimkan tanda bahaya dari lokasi kapal selam oleh para awak.
(Angkasa Yudhistira)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.