Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Kekuatan Militer Era Bung Karno Membuat Belanda Angkat Kaki dari Papua

Doddy Handoko , Jurnalis-Sabtu, 24 April 2021 |06:41 WIB
Kekuatan Militer Era Bung Karno Membuat Belanda Angkat Kaki dari Papua
Bung Karno (Foto: Ist)
A
A
A

PADA tahun 1960 an, masa Presiden Sukarno, militer Indonesia merupakan salah satu kekuatan terhebat di dunia di bidang militer. Kekuatan raksasa militer Indonesia membuat dunia takut Kepada Indonesia.

Kekuatan Belanda sudah tidak sebanding dengan Indonesia, dan Amerika sangat khawatir dengan perkembangan kekuatan militer Indonesia yang didukung besar-besaran oleh teknologi terbaru Uni Soviet.

Baca Juga:  Sosrokartono, Guru Bung Karno yang Kuasai 24 Bahasa dan Wartawan Perang Dunia I

1960, Belanda masih bercokol di Papua. Melihat kekuatan Republik Indonesia yang makin hebat, Belanda yang didukung Barat merancang muslihat untuk membentuk negara boneka yang seakan-akan merdeka, tapi masih di bawah kendali Belanda.

Presiden Sukarno segera mengambil tindakan ekstrem, tujuannya, merebut kembali Papua. Sukarno segera mengeluarkan maklumat “Trikora” di Yogyakarta, dan isinya adalah:

1. Gagalkan pembentukan negara boneka Papua buatan kolonial Belanda.

2. Kibarkan Sang Saka Merah Putih di seluruh Irian Barat

3. Bersiaplah untuk mobilisasi umum, mempertahankan kemerdekaan dan kesatuan tanah air bangsa.

Berkat kedekatan Indonesia dengan Soviet, maka Indonesia mendapatkan bantuan besar-besaran kekuatan armada laut dan udara militer dari Uni Soviet dengan nilai raksasa, US$2,5 miliar. Saat itu, kekuatan militer Indonesia menjadi yang terkuat di seluruh belahan bumi selatan.

Baca Juga:  Kisah Tulisan Terakhir Fatmawati, "Tjintamu Menjiwai Rakyat, Tjinta Fat" saat Bung Karno Meninggal

Dari berbagai sumber, diketahui, kekuatan utama Indonesia saat Trikora itu adalah kapal perang terbesar dan tercepat di dunia buatan Soviet dari kelas Sverdlov, dengan 12 meriam raksasa kaliber 6 inchi.

KRI Irian, dengan bobot raksasa 16.640 ton dengan awak sebanyak 1270 orang termasuk 60 perwira. Soviet, tidak pernah sekalipun memberikan kapal sekuat ini pada bangsa lain manapun, kecuali Indonesia.

Angkatan udara Indonesia menjadi armada udara paling mematikan di dunia, yang terdiri dari lebih dari 100 pesawat . Armada ini terdiri dari , 20 pesawat pemburu supersonic MiG-21 Fishbed, 30 pesawat MiG-15, 49 pesawat tempur high-subsonic MiG-17 dan pesawat supersonic MiG-19..

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement