TULUNGAGUNG - Sebuah akun Facebook yang diduga milik warga Kecamatan Rejotangan, Kabupaten Tulungagung diusut aparat kepolisian karena memposting komentar negatif atas tragedi gugurnya 53 awak KRI Nanggala 402. Kapolsek Rejotangan AKP Herry Poernomo usai melacak mengatakan, nama akun sesuai dengan nama asli yang bersangkutan.
"Namanya Abas, sesuai dengan nama akunnya," ujar Herry kepada wartawan Kamis (29/4/2021).
Akun Facebook itu bernama @Abas Fauzy. Entah apa motifnya. Di tengah suasana duka tenggelamnya Nanggala 402, akun @Abas Fauzy tiba-tiba membuat komentar melecehkan. Hal itu sontak direaksi akun lain.
Sebagian besar netizen marah. Mereka menuding @Abas Fauzy telah menulis sesuatu yang tidak pantas. Seperti yang terjadi di daerah lain. Mayoritas berharap komentar seronok tersebut juga diusut. Oleh pihak Pos Pengamat TNI AL di Popoh, akun tersebut dilaporkan ke kepolisian. Menurut Herry, pihaknya sudah mendatangi tempat tinggal pemilik akun.
Diperoleh informasi jika Abas tidak berada di rumah. Yang bersangkutan sudah lama di Malaysia, bekerja sebagai buruh migran. Tempat tinggal di Desa Tegalrejo, Kecamatan Rejotangan kondisinya kosong. Informasinya orang tua Abas telah bercerai, di mana sang ayah saat ini bertempat tinggal di Kediri.