Wonder Woman-nya Buruh Indonesia! Siapakah Dia?

Karina Asta Widara , Okezone · Rabu 05 Mei 2021 12:19 WIB
https: img.okezone.com content 2021 05 05 1 2405912 wonder-woman-nya-buruh-indonesia-siapakah-dia-7VSSmQstsQ.jpg Foto : Dok Centrin Indonesia

Dia adalah Marsinah. Lahir di Nganjuk, Jawa Timur pada 10 April 1969. Dia adalah seorang aktivis buruh Indonesia yang dulu bekerja di PT Catur Putra Surya. Pada awal 1993, Gubernur Jawa Timur telah mengeluarkan surat perintah edaran kepada setiap perusahaan untuk menaikkan upah bekerja sebesar 20 persen dari gaji pokok. Pada saat itu, semua pekerja tentu saja merasa senang mendengar kabar gembira tersebut, namun, dari sisi perusahaan atau pengusaha, mereka merasa keberatan dengan hal tersebut, termasuk manajemen dari PT Catur Putra Surya.

Akhirnya pada 02 Mei 1993, Marsinah yang ingin menjaga hak pekerja para rekannya merencanakan untuk unjuk rasa menuntut kenaikan gaji tersebut. Kemudian dengan adanya dukungan penuh para rekan kerjanya, pada 03-04 Mei 1993 semua pekerja PT Catur Putra Surya melakukan unjuk rasa dan mogok bekerja demi menuntut keadilan tersebut. Pada unjuk rasa tersebut, para karyawan ingin menuntut kenaikan gaji, sesuai dengan surat edaran pemerintah, kenaikan nilai upah dari Rp1.700,- menjadi Rp2.250,- per hari.

Pada 05 Mei 1993, Marsinah dan seluruh karyawan masih melakukan unjuk rasa dan mogok bekerja, sampai akhirnya pihak PT Catur Putra Surya melakukan perundingan dengan beberapa karyawannya. Ada 15 orang yang dipanggil dan ditunjuk sebagai perwakilan, Marsinah salah satunya.

Siang hari setelah perundingan, 13 orang yang dianggap provokator kemudian ditangkap dan digiring ke Komando Distrik Militer (Kodim) Sidoarjo dan diberhentikan paksa untuk mengundurkan diri dari PT Catur Putra Surya. Marsinah sempat mengunjungi Kodim Sidoarjo untuk mencari dan menanyakan keberadaan teman pekerja yang di bawa tersebut. Tibalah pada malam hari, masih di hari yang sama, Marsinah hilang. Setelah tiga hari kemudian, akhirnya Marsinah ditemukan dalam keadaan sudah meninggal di sebuah gubuk di daerah Nganjuk, sekitar 200 m dari tempatnya bekerja.

Akhirnya para buruh Indonesia yang juga rekan kerja yang berjuang bersama Marsinah memberikan reaksi keras, bukan hanya rekan kerjanya, para aktivis dari berbagai daerah di Indonesia juga turut mengutuk perbuatan dari oknum tersebut. Mereka menuntut pihak aparat dapat segera menyelidiki dan memberikan hukum yang setara atas perbuatan oknum pelaku. Hingga pada akhirnya, 30 September 1993 dibentuk Tim Terpadu Kapolda Jatim untuk menguak kasus ini. Pada penyelidikan, ditemukan pelaku yaitu delapan orang petinggi dari PT Catur Putra Surya dan mereka mendekam di penjara dengan kurungan lebih dari 10 tahun.

BACA JUGA: Ini Tuntutan Buruh saat Aksi May Day

Sebagai rasa simpati dan solidaritas ini, para aktivis membentuk sebuah kelompok yang disebut Komite Solidaritas Untuk Marsinah (KSUM).

Yuk, cari tahu lebih banyak tentang perjuangan pahlawan buruh Indonesia agar kita lebih tahu kalau apa yang kita dapati sekarang menjadi lebih mudah itu karena adanya jasa para pahlawan-pahlawan ini. Tapi jangan lupa, cari tahu lebih banyak di internet dengan menggunakan internet yang lancar dan stabil Centrin Online! Harga yang nyaman banget di kantong dan kamu udah bisa langsung nikmatin jaringan internet Centrin Online yang dijamin internetnya nyambung terus! Internet bekualitas, internet murah ya Centrin Online! Info berlangganan hubungi WA: 08 7777 988 911 / Telp: (021) 2939 6565 atau www.centrin.net.id!

CM

(yao)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini