Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Polisi Selidiki Pembunuh Berantai yang Racuni Lebih dari 1000 Kucing

Rahman Asmardika , Jurnalis-Rabu, 05 Mei 2021 |15:53 WIB
Polisi Selidiki Pembunuh Berantai yang Racuni Lebih dari 1000 Kucing
Foto: Reuters.
A
A
A

Kelompok Animal Rescue Korea 119 percaya bahwa orang di balik pembunuhan kucing adalah seorang pria berusia 70-an, demikian diwartakan RT.

BACA JUGA: Aksi Jagal Kucing Terjadi di Kalideres Jakbar, Kucing Dibunuh untuk Dimasak

Mereka mengklaim telah menangkap pria yang meninggalkan makanan beracun pada 2018, tetapi mereka tidak dapat membuktikan kesalahannya karena pada saat itu tidak ada bukti bahwa kucing telah mati karena makanan tersebut. Pada saat yang sama, mereka mengatakan bahwa lelaki tua itu - yang dijuluki 'pembunuh Sintanjin' - telah didenda 700.000 won (sekira Rp8,9 juta) pada tahun 2016 karena melanggar undang-undang perlindungan hewan.

Sebuah petisi online diluncurkan meminta Presiden Korea Selatan Moon Jae-in untuk menghentikan pembunuh kucing berantai di Daejeon, di tengah apa yang disebut "ketidakpedulian pemerintah dan lembaga lokal selama lebih dari 10 tahun." Petisi tersebut ditandatangani oleh lebih dari 43.000 orang.

(Rahman Asmardika)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement