Serbia Akan Bayar Warganya yang Ikut Vaksinasi Covid-19

Rahman Asmardika, Okezone · Kamis 06 Mei 2021 17:49 WIB
https: img.okezone.com content 2021 05 06 18 2406753 serbia-akan-bayar-warganya-yang-ikut-vaksinasi-covid-19-XsHeTTvAIm.jpg Ilustrasi. (Foto: Reuters)

BELGRADE - Presiden Serbia telah mengumumkan rencana pemberian uang bagi warganya yang menerima suntikan vaksin Covid-19 sebelum akhir Mei. Pemerintah menawarkan sekira 3.000 dinar (Rp438.500) dalam upaya meningkatkan penyerapan vaksin Covid-19 di kalangan masyarakat.

Langkah itu diresmikan oleh Presiden Alexandra Vucic pada Rabu (5/5/2021) setelah peluncuran vaksinasi negara itu terhenti karena jumlah partisipan yang sedikit. Serbia telah menginokulasi sekira 1,3 juta dari 7 juta penduduknya.

BACA JUGA: Buron, Mantan PM Thailand, Yingluck Shinawatra Mendapatkan Kewarganegaraan Serbia

Pemerintah berharap bahwa dengan menawarkan insentif tunai untuk “memberi penghargaan kepada orang-orang yang menunjukkan tanggung jawab”, mereka akan melipatgandakan jumlah yang divaksinasi dalam sebulan.

Bersamaan dengan mengungkap insentif baru, Vucic memperingatkan bahwa individu yang menolak menerima vaksin Covid akan ditolak cuti sakit yang dibayar jika mereka tertular virus corona.

Untuk membantu memenuhi potensi peningkatan permintaan, Serbia akan memperluas pusat vaksinasi termasuk pusat perbelanjaan.

BACA JUGA: Wow! Ikut Vaksinasi Covid-19 di New York Bisa Dapat Tesla Model 3

Ahli epidemiologi Serbia Zoran Radovanovic mengatakan kepada AFP bahwa proposal Serbia tampaknya menjadi yang pertama di dunia. Namun, ia memperingatkan bahwa pemerintah harus berhati-hati, karena tindakan tersebut mungkin mendorong beberapa orang untuk divaksinasi, hal itu dapat menimbulkan kecurigaan pada orang lain tentang pemerintah yang perlu membayar orang untuk mendapatkan vaksinasi.

Kampanye vaksin Covid di Serbia menggunakan suntikan Sputnik V Rusia dan BBIBP-CorV Sinopharm, serta Pfizer-BioNTech dan Oxford-AstraZeneca.

(dka)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini