Aksi Solidaritas Meluas Kecam Kebrutalan Zionis Israel yang Tewaskan 122 Warga Palestina

Fahmi Firdaus , Okezone · Sabtu 15 Mei 2021 07:56 WIB
https: img.okezone.com content 2021 05 15 18 2410366 aksi-solidaritas-meluas-kecam-kebrutalan-zionis-israel-yang-tewaskan-122-warga-palestina-JDuUpgCKve.jpg Dok: Reuters

AKSI brutal pasukan Zionis Israel kembali menewaskan 10 warga Palestina di Tepi Barat. Korban jiwa akibat serangan Israel hingga saat ini di mencapai 122 orang.

(Baca juga: Hamas dan Israel Tegang, Ribuan Umat Muslim Sholat Ied di Masjid Al Aqsa)

Kementerian Kesehatan menyebut, sembilan warga Palestina dibunuh pasukan Israel selama protes di Tepi Barat pada Jumat, 14 Mei 2021, dan enam lainnya tewas dalam upaya menikam seorang tentara Israel di dekat permukiman ilegal Israel di Yabad dekat Jenin.

Dilansir Aljazeera, Sabtu (15/5/2021), bertambahnya korban jiwa dari warga Palestina pada Jumat kemarin menambah jumlah yang tewas akibat serangan Israel dalam konfrontasi di Tepi Barat sejak awal pekan ini, ketika Israel melancarkan serangan udara di Jalur Gaza sebagai tanggapan atas serangan roket Hamas.

(Baca juga: Kembali Digempur Israel, 1 Masjid di Gaza Hancur Korban Tewas Bertambah)

Kementerian Kesehatan Palestina menyatakan setidaknya 122 warga Palestina, termasuk 31 anak-anak, tewas dan lebih dari 900 luka-luka sejak awal pekan ini.

Zionis Israel melancarkan lebih dari 600 serangan udara di wilayah Palestina dalam beberapa hari terakhir. Bahkan, mereka mengerahkan pasukan dan tank di dekat jalur Gaza saat pertempuran semakin intensif. Sementara, tujuh orang di Israel dilaporkan tewas dan lebih dari 2.000 serangan roket diluncurkan kelompok bersenjata di Gaza sejak awal pekan ini.

Sementara itu, Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu berjanji serangan ke Gaza akan terus berlanjut sebagaimana diperlukan untuk memulihkan ketenangan di negara Israel.

Ribuan warga Palestina melakukan protes di lebih dari 200 lokasi di Tepi Barat. Lebih dari 500 warga Palestina terluka, mereka terkena peluru tentara Israel, gas air mata dan tembakan usai sholat Jumat kemarin

Bahkan, ratusan warga Palestina di Yordania melakukan unjuk rasa di perbatasan Yordania dengan Israel pada hari yang sama, tetapi dihentikan pasukan keamanan Yordania. Sementara warga Palestina di Lebanon selatan mencoba memasuki perbatasan Israel.

Protes itu terjadi di tengah eskalasi hari-hari pertempuran antara Israel dan Hamas, yang menguasai Jalur Gaza. Israel melancarkan lebih banyak serangan udara dan tembakan tank di Jalur Gaza pada Jumat, sementara kelompok bersenjata Palestina terus meluncurkan roket ke Israel.

Di tempat lainnya, yaitu di pos pemeriksaan Beit El di al-Bireh, dekat Ramallah di Tepi Barat, ratusan warga Palestina dari faksi politik saingan Hamas, Fatah dan Front Populer sayap kiri untuk Pembebasan Palestina (PFLP) berbaris bersama mereka yang tidak memiliki afiliasi politik menggelar aksi solaidaritas untuk mendukung warga Gaza dan Palestina di Yerusalem Timur.

Aksi ini langsung dibalas oleh Israel dengan menembakan peluru di udara saat ambulans membawa demonstran yang terluka, sementara asap mengepul ke udara dari ban yang dibakar pengunjuk rasa.

Salah satu warga, Malak Abu Rab dari Ramallah mengatakan kepada Al Jazeera bahwa dia ikut serta dalam aksi protes bersama putrinya, Tuleen 13 tahun, dan putranya Jad, 10 tahun, untuk mendukung mereka yang terbunuh di Gaza, serta orang-orang Palestina di Yerusalem Timur yang diancam akan diusir dari Syekh. Dia bersama ratusan demonstran lainnya terluka dalam penggerebekan polisi Israel baru-baru ini di Masjid Al-Aqsa di kota itu.

Di Yerusalem, permukim Israel, didukung oleh tentara, mencoba mengusir orang dari rumah mereka, perilaku yang telah dilakukan Israel selama beberapa dekade, dan inilah saatnya untuk menghentikan ini," ungkapnya.

"Orang Palestina berbicara dengan bahasa yang sama tentang masalah ini dan perasaan mereka juga sama," tutup dia.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini