Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Bakamla Tangkap KIA Vietnam yang Lakukan Penangkapan Ikan di Natuna Utara

MNC Portal , Jurnalis-Minggu, 16 Mei 2021 |12:36 WIB
Bakamla Tangkap KIA Vietnam yang Lakukan Penangkapan Ikan di Natuna Utara
Foto: ist.
A
A
A

BATAM – Sebuah kapal ikan Asing (KIA) berbendera Vietnam diciduk unsur patroli laut KN Pulau Dana-323 Badan Keamanan Laut (Bakamla) RI saat melakukan aktivitas penangkapan ilegal di perairan Natuna Utara perbatasan Indonesia-Malaysia pada Minggu (16/5/2021).

Menurut keterangan dari Bakamla RI, Kapal patroli KN Pulau Dana-323 yang dikomandani Letkol Bakamla Hananto Widhi mendapatkan perintah dari Direktur Operasi Laut Laksma Bakamla Suwito, S.E., M.Si (Han) untuk melaksanakan patroli Perisai Sunda III/2021 di wilayah perbatasan Indonesia - Malaysia. Saat itulah KN Pulau Dana-323 mendeteksi kehadiran KIA Vietnam di wilayah perairan Indonesia.

BACA JUGA: Bakamla RI Peringatkan Kapal Yunani yang Mondar-mandir di Perarian Maluku

"Saat menjalankan patroli, KN Pulau Dana-323 mendeteksi kontak radar sebuah KIA sedang melakukan aktivitas penangkapan ikan di wilayah perairan perbatasan Indonesia-Malaysia pada posisi 04°.20'.30" U-105°.04'.35" T dengan halu 260° dengan kecepatan 2 knot, posisi KIA berada pada 2 NM didalam garis batas landas kontinen," kata Kabag Humas dan Protokol Kolonel Bakamla Wisnu Pramandita, S.T., M.M., M.Tr. Hanla, Minggu (16/5/21).

Dijelaskannya, saat KN Pulau Dana-323 mendekati, KIA tersebut menambah kecepatan 7 knot menuju wilayah Malaysia. Menambah kecurigaan, Komandan KN Pulau Dana-323 memerintahkan agar menurunkan RHIB dan tim VBSS untuk melaksanakan pengejaran.

BACA JUGA: Diduga karena Ombak Tinggi dan Angin Kencang, Kapal Bakamla Tabrak Kapal Basarnas

"Kapal target tidak menunjukkan kooperatifnya, sehingga tim VBSS melaksanakan penghentian dengan melompat keatas kapal target guna pemeriksaan," jelasnya.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement