OGAN KOMERING ULU – Seorang polisi membantu mengevakuasi ibu yang hendak melahirkan di jalan lintas dalam hutan di kawasan Ogan Komering Ulu (OKU), Sumatera Selatan (Sumsel), Minggu (16/5/2021) sore. Saat kejadian, ibu itu dalam kondisi lemah tengah berada di dalam mobil yang mogok.
Kepala Unit Pembinaan Masyarakat (Kanit Binmas) Polsek Lubuk Batang, Ipda Indra Gunawan saat itu tengah berpatroli penyekatan Operasi Ketupat Musi untuk mengantisipasi lonjakan arus balik Lebaran Idul Fitri 1442 Hijriah.
Di tengah jalan dalam hutan, Ipda Indra melihat mobil jenis Carry mogok. Awalnya dia menyangka penumpang mobil menjadi korban tindak pidana. Namun, setelah didekatinya ternyata ada ibu muda yang kondisinya sangat lemah hendak melahirkan.
“Saya lihat ada mobil mogok. Insting saya ada tindak pidana. Saya mundurkan mobil. Saya tanya, ternyata ada bidan. Ada ibu mau melahirkan, mobil rusak,” kata Ipda Indra, Selasa (18/5/2021).
Kepala Pos Penyekatan Simpang Kandis OKU tersebut langsung meminta si ibu beserta suami dan seorang nenek bersama bidan desa yang mendampinginya untuk pindah naik mobil miliknya menuju rumah sakit di Kota Baturaja.
“Langsung saya tolongin naik ke mobil. Harus cepat karena sudah habis air ketubannya,” ucapnya.
Karena membawa ibu-ibu hendak melahirkan dalam kondisi sangat lemah dan sudah pecah air ketubannya, Ipda indra terpaksa mengemudikan mobilnya dengan sangat hati-hati. Di perjalanan dia pun menghibur keluarga ibu yang diketahui bernama Alma Astuti tersebut agar bersabar dan berdoa.
Baca Juga : Ma'ruf Amin: Angka Kematian Ibu Melahirkan Indonesia Lebih Tinggi dari Negara Tetangga
Akhirnya Ipda Indra membawa ibu yang hendak melahirkan tersebut ke RSUD Ibnu Sutowo Baturaja dalam tempo waktu 1 jam. Normalnya perjalanan dari lokasi menuju rumah sakit hanya butuh waktu 20 menit.
Berkat bantuan Ipda Indra, nyawa si ibu bisa diselamatkan. Ibu utu bisa melahirkan dengan cara operasi cesar dikarenakan selain air ketubannya sudah kering, calon bayi posisinya sungsang.
Kini si ibu dan bayinya dalam kondisi sehat dirawat di ruang berbeda. Sang bayi masih harus mendapat parawatan intensif di ruang khusus karenan pengaruh lambatnya penangangan akibat mobil mogok di tengah hutan.
Ayah si bayi, Joyo Iskandar, tak henti-hentinya berterima kasih kepada Ipda Indra Gunawan yang telah membantu persalinan istrinya. Dia pun berencana memberi nama anaknya yang berjenis kelamin wanita tersebut dengan nama Indri, sebagai kenangan dan ucapan terima kasihnya kepada Ipda Indra.
(Erha Aprili Ramadhoni)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.