AS Berikan Bantuan Tambahan Rp2,2 Triliun untuk Pengungsi Muslim Rohingya

Agregasi VOA, · Rabu 19 Mei 2021 09:11 WIB
https: img.okezone.com content 2021 05 19 18 2412115 as-berikan-bantuan-tambahan-rp2-2-triliun-untuk-pengungsi-muslim-rohingya-N1sigWFGIW.jpg Warga muslim Rohingya Myanmar (Foto: Reuters)

WASHINGTON - Amerika Serikat (AS) memberikan bantuan baru kepada minoritas Muslim Rohingya Myanmar, yang banyak melarikan diri dari kekerasan ke negara tetangga Bangladesh atau menjadi pengungsi di dalam negeri. Ratusan ribu pengungsi itu melarikan diri dari kekerasan dan penganiayaan di Myanmar pada tahun 2017.

Dana tambahan sebesar USD155 juta (Rp2,2 triliun) akan digunakan untuk melanjutkan "upaya dukungan yang kritis bagi pengungsi Rohingya dan komunitas tuan rumah di Bangladesh serta juga pengungsi Rohingya dan orang-orang lain di Burma."

“Bantuan AS akan membantu pemenuhan kebutuhan yang mendesak bagi hampir 900.000 pengungsi di Bangladesh yang melarikan diri dari tindak kekerasan mengerikan di negara bagian Rakhine Burma, termasuk kaum perempuan dan anak-anak,” terang pernyataan Menteri Luar Negeri Antony Blinken dalam siaran pers.

(Baca juga: Gelombang Kedua Pandemi Covid-19 Hantam Perdesaan di India)

Dia menjelaskan bantuan AS untuk mereka yang terkena dampak krisis Myanmar sejak tahun 2017 telah mencapai USD1,3 miliar (Rp18,6 triliun).

“Amerika Serikat menyadari besarnya biaya dan tanggung jawab dari penanggapanoleh negara tuan rumah, terutama Bangladesh,” kata Blinken lebih lanjut. "Kami akan terus mendukung semua negara di kawasan yang memprioritaskan perlindungan para pengungsi Rohingya," tambahnya.

Minggu lalu, badan pengungsi PBB (UNHCR) menyatakan sedang mengupayakan dana bantuan sebesar USD943 juta (Rp13,5 triliun) untuk diberikan kepada lebih dari 880.000 pengungsi Rohingya dan 472.000 warga Bangladesh di komunitas yang menampung mereka.

(Baca juga: CDC: AS Berada di Jalur Keluar Pandemi Covid-19)

(sst)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini