Langgar Prokes, Satgas Covid-19 Mojokerto Bubarkan Wisuda SMA di Dua Lokasi

Tritus Julan, Koran SI · Rabu 19 Mei 2021 21:43 WIB
https: img.okezone.com content 2021 05 19 519 2412605 langgar-prokes-satgas-covid-19-mojokerto-bubarkan-wisuda-sma-di-dua-lokasi-7sIzdhgxs3.jpg Wisuda SMA dibubarkan Satgas Covid-19 Mojokerto. (Foto: Tritus Julan)

MOJOKERTO - Acara wisuda siswa-siswi SMA yang digelar dua sekolah di dua lokasi di Kota Mojokerto, dibubarkan Satgas Covid-19. Kegiatan tersebut dianggap menimbulkan kerumunan dan tidak sesuai dengan protokol kesehatan (prokes).

Pembubaran dipimpin Kapolres Mojokerto AKBP Deddy Supriadi, Kodim 0815/CPYJ, dan Satpol PP Kota Mojokerto. Petugas gabungan langsung menghentikan paksa prosesi wisuda kelulusan. Mereka juga diminta untuk meninggalkan lokasi saat acara sedang berlangsung.

Pertama, petugas membubarkan prosesi wisuda SMA 1 Wringinanom, Kabupaten Gresik yang digelar di Hall lantai 3 di Hotel Ayola, Sunrise Kota Mojokerto. Acara itu dianggap tidak mematuhi protokol kesehatan yang sudah ditetapkan pemerintah.

Baca juga: Waduh! Varian Baru Covid 19 Asal India Ditemukan di Jakarta, Satu Orang Positif

Kala itu, petugas mendapati banyak peserta wisuda yang tidak mengenakan masker. Bahkan jarak antar kursi satu dengan yang lain saling berhimpitan. Para peserta wisuda pun langsung diintruksikan menginggalkan ruangan, kendati proses wisuda masih setengah jalan.

Sementara lokasi kedua berada di Gedung Astoria di Jalan Empunala, Kota Mojokerto. Di lokasi tersebut, ratusan pelajar SMAN 1 Puri, Kabupaten Mojokerto diminta keluar ruangan saat prosesi wisuda kelulusan tengah berlangsung. Petugas menggangap kegiatan itu melanggar protokol kesehatan. Selain itu juga over kapasitas.

Baca juga: Jokowi Minta Vaksinasi Covid-19 di Daerah Dahulukan Lansia

Kapolresta Mojokerto AKBP Deddy Supriadi mengatakan, pembubaran dua kegiatan wisuda ini berdasarkan informasi dari masyarakat. Polisi menerima informasi tentang adanya kegiatan yang menimbulkan kerumunan massal. Satgas Covid-19 Kota Mojokerto lantas mengambil langkah tegas dengan membubarkan kegiatan tersebut. 

"Mendengar informasi ini, sesuai dengan tugas dan wewenang Satgas Covid-19 Kota Mojokerto, maka kita bubarkan," kata Deddy usai melakukan pembubaran saat ditemui di Gedung Astoria Kota Mojokerto. 

Menurut Deddy, selain melakukan pembubaran dan menyita beberapa barang perlengkapan, seperti banner acara, pihaknya juga mengamankan seluruh panitia yang bertanggung jawab atas terselenggaranya dua acara tersebut. Seluruh panitia dan pengelola gedung juga akan menjalani pemeriksaan terkait dengan kegiatan tersebut.

"Jadi dapat diinformasikan kegiatan ini tak berizin. Pihak panitia juga tidak menyampaikan surat pemberitahua kepada satuan tugas, sehingga kita lakukan penindakan tersebut dan tentunya ada proses hukum," pungkas Deddy.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini