Pertemuan Wamenlu Indonesia-AS Bahas Kerja Sama Bilateral hingga Perubahan Iklim

Agnes Teresia, Okezone · Senin 31 Mei 2021 12:43 WIB
https: img.okezone.com content 2021 05 31 18 2417878 pertemuan-wamenlu-indonesia-as-bahas-kerja-sama-bilateral-hingga-perubahan-iklim-uxTyOyHmDl.jpg Wakil Menteri Luar Negeri Mahendra Siregar. (Foto : Antara)

JAKARTA - Wakil Menteri Luar Negeri Indonesia, Mahendra Siregar, menggelar pertemuan bilateral dengan Wakil Menteri Luar Negeri AS Wendy R Sherman pada Senin (31/5/2021). Pertemuan itu digelar di Gedung Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) RI

Wakil Menteri Luar Negeri (Wamenlu) RI mengapresiasi kunjungan Wendy R Sherman tersebut di tengah pandemi virus corona (Covid-19).

“Tentu Menteri Sherman merefleksikan komitmen tinggi untuk memperkuat kerja sama yang setara dan saling menguntungkan,” ujar Mahendra, saat konferensi secara virtual.

Beberapa hal yang dibahas dalam pertemuan tersebut adalah penguatan kerja sama bilateral dengan kerangka kemitraan yang strategis dalam aspek ekonomi, perdagangan, investasi, kerja sama digital, kesehatan, teknologi, hingga perubahan iklim.

"Di dalamnya mencakup mengenai upaya memperkuat hubungan yang sudah ada dalam hal ini termasuk joint task force yang mencakup beberapa elemen penting," katanya.

Wamenlu Mahendra menyatakan, pertemuan tersebut juga membahas secara sejumlah aspek di wilayah Indo-Pasifik. Itu termasuk pembahasan soal kondisi di Palestina dan Myanmar.

Dalam aspek ekonomi, Mahendra membahas langkah-langkah yang dapat dilakukan untuk meningkatkan nilai perdagangan yang mendekati Rp30 miliar. Keduanya juga merundingkan perpanjangan pemberian fasilitas GSP (Generalized System of Preferences) yang akan difinalkan dan dalam proses legislasi di Amerika.

Wamenlu juga menyatakan, pemerintah Indonesia telah menyampaikan secara ringkas mengenai perkembangan UU Cipta Kerja ke AS serta langkah-langkah sosialisasi yang akan dilakukan.

Baca Juga : Indonesia Harap AS Perkuat Kerjasama Multilateral Tangani Covid-19 hingga Selesaikan Masalah Palestina-Israel

"Indonesia mengapresiasi bantuan AS kepada Indonesia selama pandemi," ucapnya.

Itu termasuk soal inisiatif AS berkaitan dengan langkah-langkah menanggulangi Covid-19 dan secara khusus melaporkan perkembangan kerja sama terkait pengembangan vaksin dan pelayanan kesehatan.

Mahendra juga membahas soal kekerasan terhadap orang Asia di AS. Pemerintah Indonesia memberikan perhatian tinggi kepada langkah-langkah pemerintah AS dalam upaya menyelamatkan WNI di Negara Adidaya.

“Sebagai negara demokrasi, tidak ada tempat bagi diskriminasi apapun latar belakang dan alasannya,” tegas Mahendra.

Baca Juga : Gandeng AS, Erick Thohir: RI Bisa Hemat Devisa Rp9,7 Triliun

Dalam pertemuan itu juga dibahas soal perubahan iklim. Mahendra menyebutkan Indonesia sepakat untuk memanfaatkan net zero emission sebesar-besarnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini