Tommy mengatakan, para milisi menyampaikan bahwa mereka sudah lelah karena keluar masuk hutan dalam kondisi kekurangan makan. Menurutnya, mereka juga sering dikejar oleh tentara lokal akibat sering melakukan kejahatan yang merugikan masyarakat sekitar desa tersebut.
"Monusco dalam hal ini akan merehabilitasi para mantan milisi dengan memberikan kehidupan yang layak, lapangan pekerjaan, membekali mereka keterampilan untuk memperbaiki kehidupan ke depannya," ujarnya.
Seiring dengan waktu, sambungnya, Satgas BGC terus melaksanakan kegiatan Civil Military Coordination (CIMIC) dan Long Range Mission (LRM). Sehingga mampu menarik milisi yang ada disekitar wilayah tersebut untuk menyerahkan diri.
"Selanjutnya, tiga milisi dan persenjataan yang dimilikinya akan diserahkan kepada Disarmament Demobilization Repatriation Reintegration Resettlement (DDRRR) untuk dilaksanakan proses sesuai ketentuan UN," pungkasnya.
(Awaludin)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.