Warga Positif Covid-19 dari Klaster Hajatan Bertambah Jadi 41 Orang

Abdul Wakhid, iNews · Jum'at 04 Juni 2021 19:59 WIB
https: img.okezone.com content 2021 06 04 519 2420377 warga-positif-covid-19-dari-klaster-hajatan-bertambah-jadi-41-orang-1AV5cUIqFe.jpg Petugas BPBD Kabupaten Lamongan lakukan penyemprotan disinfektan di Desa Sidodowo (Foto: Abdul Wakhid)

LAMONGAN - Semakin intens tracing dan swab yang dilakukan Satgas Covid-19 Kabupaten Lamongan, semakin banyak warga yang terkonfirmasi positif. Terkini, ada 41 warga Desa Sidodowo, Kecamatan Modo yang terkonfirmasi positif Covid-19 dari klaster hajatan. 

Data BPBD Kabupaten Lamongan menyebut 41 warga terkonfirmasi positif Covid-19 merupakan hasil tracing dan tracking Dinas Kesehatan Lamongan bersama Satgas Covid-19.

"Hasil dari tracing dan tracking total ada sebanyak 41 orang yang terkonfirmasi positif Covid-19 di Desa Sidodowo, Kecamatan Modo ini," kata Muslimin, Kasi Tanggap darurat BPBD Lamongan usai melakukan penyemprotan disinfektan di Desa Sidodowo, Jumat (4/6/2021).

Baca Juga:  Covid-19 Mengganas di Kudus, Moeldoko Imbau Masyarakat Tunda Aktivitas Ziarah

Sesuai dengan perintah dari Ketua Satgas Penanganan Covid-19 Lamongan yang juga Bupati Lamongan Yuhronur Efendi, lanjut Muslimin, hari ini pihak BPBD langsung melakukan penyemprotan disinfektan di Desa Sidodowo. Penyemprotan ini, tambah Muslimin, akan dilakukan di setiap rumah di Desa Sidodowo.

"Kami akan melakukan penyemprotan disinfektan ini ke semua rumah yang ada di desa ini, yaitu sebanyak 10 dusun dan karena hari ini belum bisa menuntaskan, maka besok akan kita lanjutkan kembali," ujar Muslimin.

Muslimin menambahkan, tim satgas bergerak cepat agar mata rantai penyebaran Covid-19 di Desa Sidodowo ini bisa terputus. Untuk langkah lanjutan, Muslimin juga mengungkapkan akan menyiapkan ruang isolasi di Rusunawa Lamongan yang selama ini sudah dipakai untuk melakukan isolasi Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Lamongan.

"Kita akan menyediakan ruangan di Rusunawa sebagai tempat isolasi. Nantinya akan kita atur karena di sana juga ada Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang juga tengah melakukan isolasi," imbuhnya.

Baca Juga:  Pemerintah Perpanjang Durasi Karantina Pelaku Perjalanan Internasional jadi 14 Hari

Seperti diketahui, penularan Covid-19 terjadi di Desa Sidodowo, Kecamatan Modo yang diduga terjadi setelah warga mengikuti acara hajatan pengantin. Ketua Satgas Penanganan Covid-19 Lamongan yang juga Bupati Lamongan Yuhronur Efendi juga telah memerintahkan jajarannya untuk bekerja cepat menangani klaster hajatan Lamongan ini.

"Warga diketahui positif setelah 3 hari acara hajatan pengantin. Ada dua hajatan, di Bojonegoro dan Sidoarjo," kata Kabid Kesmas Dinkes Lamongan, Abdullah Wasian.

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini