Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Megawati Ungkap Pesan Bung Karno: Prajurit TNI Jangan Lupakan Strategi Perang Gerilya

Dimas Choirul , Jurnalis-Minggu, 06 Juni 2021 |14:13 WIB
Megawati Ungkap Pesan Bung Karno: Prajurit TNI Jangan Lupakan Strategi Perang Gerilya
Prabowo dan Megawati. (Foto: Dok Kemenhan)
A
A
A

JAKARTA - Pada momentum peresmian Patung Soekarno di Kantor Kementerian Pertahanan, Presiden Kelima RI Megawati Soekarnoputri mengingatkan generasi muda prajurit TNI agar tak melupakan strategi perang gerilya.

Diketahui, strategi ini adalah yang diaplikasikan ketika perjuangan merebut serta mempertahankan kemerdekaan RI.

Baca juga: Momen Mesra Megawati dan Prabowo saat Peresmian Patung Bung Karno

Dengan diresmikannya patung Bung Karno ini, Megawati meminta kepada prajurit TNI untuk menjadikan api sejarah perjuangan bangsa bergelora kembali. Dan bagi rakyat Indonesia saat ini, agar menjadikan api semangat itu sebagai energi perjuangan untuk membawa bangsa semakin berdaulat dan maju, namun tetap kokoh pada karakter dan budaya bangsa.

Menurut Megawati, peresmian itu juga mengingatkan bagaimana Bung Karno membangun TNI agar menjadi kekuatan pertahanan yang sangat disegani karena kesatupaduan dengan rakyat.

Baca juga: Kisah Bung Karno Minta Kuda Jinak dan Berlatih Berkuda Tiga Hari

"Saya selalu diingatkan ayah saya, betapa pentingnya generasi militer itu mengingat strategi perang gerilya," kata Megawati dalam pidatonya di Lapangan utama Kemenhan, Jakarta Pusat, Minggu (6/6/2021).

Karena itulah, saat dirinya sendiri menjabat sebagai presiden, Megawati selalu mengingatkan Panglima TNI agar memastikan di kurikulum pendidikan prajurit, selalu harus memasukkan strategi perang gerilya.

"Bila dibayangkan dengan bambu runcing dan bantuan rakyat, dapat merebut kemerdekaan kita, hingga sampai sekarang ini kita diakui sebagai sebuah bangsa merdeka," kata Megawati.

Megawati juga meminta agar jangan pernah dilupakan bahwa UUD 1945 juga mengamanatkan bahwa pembangunan keamanan dan pertahanan Indonesia bukan untuk melakukan sebuah penjajahan.

"Tetapi kita justru sebagai bangsa Indonesia selalu menjaga perdamaian dunia," tegas Megawati.

Megawati hadir meresmikan Patung Soekarno Menunggang Kuda itu bersama putranya Prananda Prabowo. Hadir juga Sekretaris Jenderal DPP PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto.

(Qur'anul Hidayat)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement