JAKARTA - Konsul Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Jeddah, Eko Hartono mengatakan, pelaksanaan Ibadah Haji 2021 yang telah dibatalkan pemerintah Indonesia adalah keputusan yang tepat.
(Baca juga: Ada Pelarangan Haji, Bagaimana Kondisi Terkini Masjidil Haram?)
Eko menjelaskan pembatalan Ibadah Haji tahun ini murni dilakukan sepihak oleh Indonesia dan tidak ada kaitannya utang atau pun vaksin seperti isu-isu yang beredar sebelumnya.
“Jelas kita punya alasan tertentu kenapa kita batalkan tapi di pihak Saudi sekali lagi mereka belum mengumumkan. Kita membatalkan keberangkatan karena kita menganggap terlalu mepet persiapannya,” jelas Eko dalam Special Dialogue Okezone.
(Baca juga: Special Dialogue: Konjen RI Jeddah Eko Hartono Blakblakan Soal Polemik Haji 2021)
Namun bila Ibadah Haji tetap dilaksanakan sesuai rencana, kloter pertama akan diberangkatkan pada tanggal 2 Juli. Jika hingga saat ini belum ada kejelasan mengenai keputusan Haji, maka waktu persiapan yang tersisa sangatlah sempit terlebih lagi harus disesuaikan dengan kondisi pandemi saat ini.
Eko menuturkan, persiapan pelaksanaan Ibadah Haji tidaklah mudah. Menurutnya, Pemerintah Indonesia melakukan pembatalan Ibadah Haji dengan memperhatikan waktu persiapan yang mepet juga pandemi yang masih melanda baik di Indonesia maupun di Arab Saudi.
“Saya kira ini keputusan yang sangat tepat,” kata Eko.
Sebelumnya, Menag Yaqut Cholil Qoumas mengumumkan pembatalan Ibadah Haji pada 3 Juni 2021 lalu melalui konferensi pers. Pembatalan dilakukan dengan pertimbangan pandemi Covid-19 masih belum terkendali.
(Fahmi Firdaus )
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.