Share

7 Anak Ditemukan Terlantar, Kelaparan, Tanpa Busana, Kotor di Rumah yang Horor Tak Terurus

Susi Susanti, Koran SI · Selasa 08 Juni 2021 10:50 WIB
https: img.okezone.com content 2021 06 08 18 2421767 7-anak-ditemukan-terlantar-kelaparan-tanpa-busana-kotor-di-rumah-yang-horor-tak-terurus-KTtg4KdB9I.jpg 7 anak terlantar ditemukan (Foto: Newsflash)

BRASIL - Tujuh anak-anak ditemukan dalam kondisi mengenaskan. Mereka telanjang dan kelaparan yang berhasil diselamatkan setelah ditemukan terkunci di dalam flat yang kotor dan horor.

Anak-anak, berusia antara tiga dan tujuh tahun, ditinggalkan dalam perawatan seorang gadis 13 tahun, ketika petugas polisi menemukan mereka terkunci di dalam properti di Macapá, Brasil, pada 4 Juni lalu.

Gadis ini mengatakan hanya diberitahu untuk menjaga mereka dan berbohong tentang usianya jika ada yang bertanya, dengan mengklaim bahwa dia berusia 17 tahun.

Para pejabat mengatakan mereka kotor, kelaparan, tidak berpakaian dan juga terkena flu.

Mereka juga menunjukkan tanda-tanda anemia dan luka di tubuh mereka. Menurut layanan perlindungan anak, salah satu anak laki-laki menderita autisme, dan mereka semua sekarang menerima perawatan medis.

Anak-anak itu dikunci di dalam rumah tanpa pengawasan orang dewasa oleh ibu mereka, yang juga tinggal di rumah itu.

(Baca juga: Kebakaran Besar di Pabrik Kimia India Tewaskan 18 Orang)

Menurut petugas yang pergi ke rumah dan menyelamatkan anak-anak, properti itu kotor dan tidak ada air mengalir, air minum, makanan, kompor atau lemari es di dalamnya.

Pejabat dari polisi dan layanan perlindungan anak mengatakan mereka pertama kali pergi ke rumah tersebut setelah menerima informasi anonim tentang situasi anak-anak.

Penduduk setempat harus membantu mereka untuk memotong gerbang logam untuk mendapatkan akses ke anak-anak.

Gadis berusia 13 tahun itu memberi tahu petugas bahwa dua kakak perempuannya adalah ibu dari tujuh bersaudara - satu dari tiga bersaudara dan yang lainnya dari empat bersaudara.

Para pejabat awalnya tidak berhasil menemukan para wanita itu, tetapi kemudian kedua ibu tersebut menghubungi layanan perlindungan anak untuk mendapatkan anak-anak mereka kembali.

(Baca juga: Dituduh 'Iklankan' Aborsi, Dokter Ini Membela Diri Beberkan Fakta)

Mereka hanya mampu menunjukkan dokumentasi untuk dua anak di bawah umur. Layanan perlindungan anak juga telah mencoba menemukan ayah dan kakek-nenek anak-anak itu.

Namun, mereka juga dianggap tidak layak untuk mengambil anak-anak, yang saat ini masih dalam perawatan. Polisi sedang menyelidiki kasus tersebut.

Baca Juga: Dukung Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan, Kabupaten Morowali Hibahkan Tanah ke KKP

(sst)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini