Meski demikian, Dwikorita menegaskan perlu adanya pelatihan rutin dan kelengkapan sarana prasarana mitigasi tsunami, agar masyarakat terbiasa dan siap menghadapi bencana. "Pengalaman di Palu ketika latihan tidak ada bencana, tapi ketika sudah lama tidak latihan terjadi bencana, warga justru tidak siap," tuturnya.
"Sekali lagi tinggal kelengkapan sarana prasarana, dan pelatihan yang rutin, itu saja. Peta sudah disiapkan tinggal nanti jalurnya diputuskan bersama," tukasnya.
Baca juga: 5 Gempa Paling Dahsyat dan Mematikan di Dunia, Korban Terbanyak di Aceh
Sebagai informasi, wilayah Malang selatan masuk daerah rawan bencana gempa bumi yang berpotensi tsunami. Tercatat beberapa kali gempa berpusat di selatan Kabupaten Malang. Terakhir terjadi pada Sabtu 10 April 2021 dengan kekuatan magnitudo 6,1 SR.
Setidaknya 32 kecamatan dari 33 kecamatan di Kabupaten Malang terdampak gempa. Ribuan rumah warga pun mengalami rusak berat dan menelan sejumlah korban jiwa.
(Qur'anul Hidayat)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.