Satgas Nemangkawi Tangkap Penyebar Hoaks & Provokasi Kebencian Masyarakat Papua

Tim Okezone, Okezone · Kamis 10 Juni 2021 04:17 WIB
https: img.okezone.com content 2021 06 10 340 2422768 satgas-nemangkawi-tangkap-penyebar-hokas-provokasi-kebencian-masyarakat-papua-SL90btQ6h5.jpg Petugas menangkap pelaku penyebar kebencian melalui media sosial di Papua (Foto : Istimewa)

MERAUKE - Satgas Ops Nemangkawi kembali menangkap pelaku penyebar informasi hoaks, provokatif kebencian/permusuhan individu maupun kelompok masyarakat dengan isu SARA.

Pemilik akun facebook Manuel Metemko atas nama EKM Ketua I KNPB Wilayah Merauke harus mempertanggung jawabkan perbuatannya yang telah berulangkali melakukan tindakan penyebaran berita yang tidak benar atau hoaks, provokasi, serta menyebar ebencian antar pribadi maupun kelompok masyarakat di Papua.

Pada Rabu 9 Juni 2021 sekira pukul 22.35 WIT, Satgas Siber Ops Nemangkawi telah melakukan penangkapan terhadap pemilik akun Facebook Manuel Metemko atas nama EKM (38) saat pelaku berada di rumahnya Kelurahan Kelapa V, Kecamatan Merauke, Kabupaten Merauke, Papua.

Tersangka diduga telah melakukan tindak pidana Informasi dan Transaksi Elektronik sebagaimana dimaksud Pasal 45A Ayat (2) Juncto Pasal 28 ayat (2) UU RI Nomor 19 tahun 2016 tentang Perubahan atas UU RI Nomor 11 tahun 2008 yaitu setiap orang dengan sengaja dan tanpa hak menyebarkan informasi yang ditujukan untuk menimbulkan rasa kebencian atau permusuhan individu dan atau kelompok masyarakat tertentu berdasarkan atas suku, agama, ras dan antar golongan (SARA).

Penangkapan EKM dilakukan atas penyelidikan yang telah dilakukan sebelumnya oleh Satgas Ops Nemangkawi, dan adanya LP/A/252/VI/2021/SPKT/Sat Reskrim/Res Merauke/Polda Papua, tanggal 07 Juni 2021, dengan barangbukti yang berhasil disita 1 (satu) Buah Hanphone merk VIVO warna biru Model = Y15 2019, Imei=35930210112XXXX No.Hp=08134283XXXX

Dari upaya Penyelidikan online terhadap media sosial dan mendapat setidaknya 5 informasi terkait akun Facebook atas nama Manuel Metemko, yang diduga memposting atau mengunggah konten yang bermuatan unsur dugaan tindak pidana di bidang informasi dan transaksi elektronik dengan sengaja dan tanpa hak menyebarkan informasi yang ditujukan untuk menimbulkan rasa kebencian atau permusuhan individu dan/atau kelompok masyarakat tertentu berdasarkan atas SARA dan berita Bohong atau hoaks melalui aplikasi media sosial facebook.

Baca Juga : Menag Ingatkan Jangan Percaya Hoaks soal Dana Haji

"Saat ini Tim Satgas Siber telah nembawa tersangka ke Polres Merauke untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut dan tentunya pemeriksaan Digital Forensik terhadap barang bukti yang diamankan," ujar Kasatgas Humas Ops Nemangkawi KBP Iqbal Alqudussy, dalam keterangannya yang diterima MNC Portal Indonesia, Kamis (10/6/2021).

Nantinya, kata Oqbal, kasus tersebut akan dikembangkan kembali berapa postingan-postingan yang provokatif dalam pemeriksaan pelaku maupun dari hasil digital forensik.

"Janganlah membuat berita hoaks atau tidak benar, memprovokasi masyarakat dengan berita-berita kebencian yang berakibat permusuhan di bumi Papua, Masyarakat ingin hidup damai," kata Iqbal.

(aky)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini