Hanya 60.000 Jamaah yang Bisa Berhaji, Ini Penjelasan Lengkap Arab Saudi

Widi Agustian, Okezone · Sabtu 12 Juni 2021 19:07 WIB
https: img.okezone.com content 2021 06 12 18 2424202 arab-saudi-gelar-haji-2021-hanya-untuk-60-000-orang-ini-alasannya-RrjsKpw3kt.jpg (Foto: Ant)

 JAKARTA - Kerajaan Arab Saudi memutuskan untuk menggelar ibadah haji 2021 secara tertutup. Dengan demikian, kuota haji yang dibuka tahun ini hanya 60.000 orang, dan hanya diperuntukan untuk orang-orang yang sudah berada di Arab Saudi.

Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi menegaskan ada beberapa alasan hal tersebut dilakukan. Menurut kementerian ini, pemerintah Arab Saudi selalu menaruh perhatian yang besar terhadap keselamatan, kesehatan dan keamanan jemaah haji.

"Hal itu yang menjadi prioritas paling utama," kata Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi dalam keterangannya, Sabtu (12/6/2021).


Baca juga: Arab Saudi Umumkan Keputusan Haji 2021, Menag: Keselamatan Jamaah Jadi Pertimbangan


Baca juga: Arab Saudi Putuskan Ibadah Haji Hanya untuk Dalam Negeri, Menag: Kita Ambil Hikmahnya

Pihak Arab Saudi melihat perkembangan pandemi Virus Corona (Covid 19) yang terus berkembang, termasuk munculnya varian baru. Otoritas yang berwenang di Arab Saudi juga terus memantau situasi kesehatan global.

"Ini dilakukan untuk memastikan kinerja dan pemberian fasilitas terkait pelaksanaan ibadah haji agar optimal, mengingat wabah ini berkembang dengan pesat," jelas dia.

Selain itu, Kerajaan Arab Saudi juga mencermati langkah negara-negara di dunia dalam mengimunisasi warga dan penduduknya. Termasuk dengan jumlah kasus positif di negara-negara tersebut.

Selain itu, Arab Saudi juga mencermati peningkatan penyebaran kasus Covid-19, baik yang dikeluarkan oleh WHO selaku organisasi kesehatan dunia, maupun laporan dari dari otoritas kesehatan terkait di negara-negara di dunia.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini