Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

IDI Sebut Corona Varian Delta Kembali Bermutasi Menjadi Delta Plus, Bisa Tahan Antibodi

Binti Mufarida , Jurnalis-Selasa, 15 Juni 2021 |10:46 WIB
IDI Sebut Corona Varian Delta Kembali Bermutasi Menjadi Delta Plus, Bisa Tahan Antibodi
Foto: Istimewa
A
A
A

JAKARTA - Ketua Satuan Tugas Covid-19 Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (PB IDI), Zubairi Djoerban mengungkapkan saat ini virus Covid-19 varian Delta kini sudah bermutasi lagi membentuk varian Delta Plus atau AY.1.

Diketahui, varian Delta ini merupakan virus penyebab lonjakan kasus Covid-19 di India. Bahkan, varian ini pun telah ditemukan di Kudus, Jawa Tengah yang ditengarai menjadi penyebab lonjakan kasus Covid-19 pasca libur Lebaran di sana.

“Varian Delta yang sangat menular dari SARS-CoV-2 telah bermutasi lebih lanjut untuk membentuk varian Delta Plus atau AY.1,” ungkap Zubairi lewat akun media sosial pribadinya, Selasa (15/6/2021).

Bahkan, Zubairi menyebutkan bahwa varian baru Delta Plus ini tahan terhadap antibodi. “Diketahui, Delta Plus ini tahan terhadap terapi antibodi monoklonal yang baru saja disahkan di India. Semoga kita terhindar dan bisa memitigasinya,” paparnya.

Sebelumnya, Zubairi telah memberikan peringatan terhadap adanya varian Delta ini. “Peringatan. Varian India (Delta) ditemukan pada 28 warga Kudus. Sedikit kelalaian kita, maka bisa menyebabkan bahaya lebih besar,” tegasnya.

Bahkan, kata Zubairi, negara Australia yang kontrol perbatasannya ketat pun bisa ditembus oleh varian ini. Apalagi, varian Delta ini dikenal memiliki transmisi penularan yang lebih cepat dibandingkan dengan varian Covid-19 lainnya.

“Australia, yang kontrol perbatasannya ketat, bisa ditembus varian ini yang memang punya transmisibilitas lebih cepat dibanding varian lain. Waspada,” tegas Zubairi.

(Khafid Mardiyansyah)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement