BLORA - Sebanyak 32 warga Desa Jetakwanger, Kecamatan Ngawen, Blora, Jawa Tengah terpapar Covid-19 usai menghadiri hajatan pernikahan yang digelar mantan kepala desa Karangtengah pada Minggu 23 Mei 2021 lalu.
Setelah pelaksanaan hajatan tersebut warga merasakan gejala panas dengan indra penciuman yang hilang.
Mendapati banyak warga yang mengalami keluhan seperti terpapar Covid-19, Puskesmas Rowobungkul Ngawen melakukan Swab PCR dan tracing kepada 20 warga di desa setempat.
"Hasil Swab PCR terdapat 13 orang terpapar Covid-19, dari klaster hajatan di rumah pak mantan," ujar Kepala Puskesmas Rowobungkul Catur Hendro Yunianto, Rabu (16/6/2021).
Baca juga: Usai Hajatan Nikah, 30 Warga Positif dan Dua Meninggal Akibat Covid-19
Kemudian, lanjut Catur, di rumah keluarga besan di Desa Jetakwanger, juga menggelar hajatan pada Minggu 30 Mei 2021 lalu. Kemudian, usai hajatan tersebut banyak pula warga yang merasakan panas dan indra penciuman hilang.
"Keluarga besan periksa di rumah sakit DKT Blora, lima orang dinyatakan positif Covid-19, dan dirawat di DKT, " imbuhnya.
Pihaknya melakukan kontak tracing Swab PCR lagi kepada 37 orang yang ikut hajatan, hasilnya 32 orang terpapar Covid-19.
"Semua yang terpapar saat ini melakukan isolasi mandiri dirumah, dengan pengetatan protokol kesehatan dari Satgas Covid-19 di desa, TNI dan Polri, " jelasnya.
Baca juga: Drastis, Pasien Covid-19 di RSDC Wisma Atlet Bertambah dari 900 Jadi 5.551
Ditambahkan Catur, hampir setiap hari petugas melakukan penyemprotan disinfektan ke rumah warga untuk sterilisasi.
Selain itu, pihaknya juga memberikan bantuan sosial berupa pembagian sembako kepada warga. Namun pihaknya tidak melakukan lockdown, hanya kegiatan diwarung yang menimbulkan kerumunan dibatasi.
(Fakhrizal Fakhri )
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.