Alasan Ridwan Kamil Larang Wisatawan ke Bandung Raya

Agung Bakti Sarasa, Koran SI · Rabu 16 Juni 2021 17:41 WIB
https: img.okezone.com content 2021 06 16 525 2426247 alasan-ridwan-kamil-larang-wisatawan-ke-bandung-raya-XhfNfbSglh.jpg Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil (Foto : Pemprov Jabar)

Menurutnya, penerapan zonasi Covid-19 sangat penting, agar ekonomi tetap bisa bergerak. Bagi daerah berstatus zona merah, maka aktivitas masyarakat dibatasi, sedangkan zona oranye dan kuning tetap diizinkan membuka aktivitas ekonomi dengan penerapan protokol kesehatan yang ketat.

"Itulah pentingnya ada zonasi merah, oranye, kuning. Merah kita tahan, ekonomi (di zona) kuning ya dipersilakan. Semua (pelarangan dan pembatasan) ini terjadi hanya di zona merah. Jawa barat tidak semua zona merah, hanya Bandung Raya yang sedang dikepung zona merah," tandasnya.

Sebelumnya, Ridwan Kamil yang juga Ketua Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Jabar akhirnya memutuskan menarik rem darurat seiring memburuknya penanganan Covid-19 di kawasan Bandung Raya.

Keputusan tersebut diambil menyusul lonjakan kasus Covid-19 di kawasan yang meliputi Kota Bandung, Kota Cimahi, Kabupaten Bandung, Kabupaten Bandung Barat, dan Kabupaten Sumedang itu. Bahkan, dua wilayah di antaranya, yakni Kabupaten Bandung dan KBB kini berstatus zona merah Covid-19.

Pihaknya mengintruksikan pemberlakuan kembali kebijakan work from home (WFH) dengan porsi kehadiran fisik hanya 25 persen sesuai intruksi menteri dalam negeri (mendagri). Selain itu, Kang Emil juga menutup akses wisatawan di Bandung Raya selama tujuh hari ke depan, terutama di wilayah Kabupaten Bandung dan KBB yang memang kerap dikunjungi wisatawan dari berbagai daerah, termasuk DKI Jakarta.

"Saya imbau wisatawan yang biasanya mayoritas dari DKI Jakarta kami minta untuk tidak datang selama tujuh hari ke depan ke wilayah Bandung raya. Sehingga, kondisi siaga satu ini dipahami secara jelas bahwa kami sedang mengerem darurat untuk mengendalikan situasi yang memang terbukti oleh libur panjang mudik yang menghasilkan lonjakan luar biasa," tegasnya seusai Rapat Koordinasi Satgas Penanganan Covid-19 Jabar di Makodam III/Siliwangi, Kota Bandung, Selasa 15 Juni 2021.

(aky)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini