Longsor Terjang 3 Rumah, Bocah 11 Tahun Tewas Tertimbun saat Tidur

Eris Utomo, iNews · Kamis 17 Juni 2021 19:14 WIB
https: img.okezone.com content 2021 06 17 519 2426889 longsor-terjang-3-rumah-bocah-10-tahun-tewas-tertimbun-saat-tidur-NUof77sYJN.jpg Tebing longsor di Banyuwangi, Jawa Timur (Foto: Eris Utomo)

BANYUWANGI - Hujan deras sepanjang malam mengakibatkan tebing sepanjang 200 meter longsor dan menimbun tiga rumah warga. Bocah berumur 11 tahun ditemukan tewas tertimbun tanah longsor.

Sedangkan lima orang lainnya berhasil selamat, setelah berusaha mengevakuasi diri saat tanah terus bergerak menimbun rumah tinggalnya, termasuk satu orang balita berhasil diselamatkan orangtuanya.

Seorang bocah 11 tahun ditemukan tewas dalam kondisi masih berbalut selimut. Dia adalah Ardi, bocah yang masih kelas lima SD tersebut ditemukan empat jam setelah puluhan warga melakukan pencarian di antara puing-puing rumah yang roboh akibat tertimbun tanah longsor.

Baca Juga: Longsor di Ciputat Timpa 3 Rumah Warga

Tebing sepanjang 200 meter dengan kondisi labil tersebut tak mampu menahan guyuran air hujan dengan intensitas tinggi Sejak Rabu 16 Juni 2021 sore hingga tengah malam. Bencana tanah longsor ini terjadi pada Kamis 17 Juni sekitar pukul satu dini hari melanda Dusun Sadang, RT02/RW 02, Desa Pakel, Kecamatan Licin, Banyuwangi, Jawa Timur.

Saat kejadian, warga masih dalam kondisi terlelap tidur. Seorang warga yang selamat mengaku terkejut setelah mendengar ada pohon tumbang disertai tanah longsor, yang mulai menimbun separuh rumah tinggalnya.

Dia dan keluarganya termasuk seorang balita berhasil keluar rumah untuk menyelamatkan diri di tempat aman di bawah guyuran hujan deras. Dalam kondisi tersebut, dia berusaha menyelamatkan ibunya yang tinggal di samping rumahnya.

Baca Juga: 2 Rumah Tertimpa Longsor Proyek Kereta Api Bogor-Sukabumi, 1 Korban Luka

Namun, tanah longsor kembali terjadi hingga menimbun tiga rumah lainnya termasuk rumah ibunya. "Saya tidur terus dengar duarrr, langsung saya keluar sama istri, setelah itu langsung bawa, setelah itu balik lagi bawa mertua setelah itu datang lagi longsor lebih besar," ujar Bondan Hariyanto, korban longsor.

Dalam bencana tanah longsor tersebut, dua rumah warga rata tertimbun tanah, satu rumah lainnya rusak parah. Untuk sementara, korban selamat tinggal di rumah kerabatnya yang aman dari tebing longsor. Sedangkan jenazah korban meninggal dunia langsung dimakamkan di pemakaman umum setempat.

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini