Bandung Raya Siaga Satu Covid-19, Ridwan Kamil Siapkan Penyekatan Wisatawan

Fahreza Rizky, Okezone · Kamis 17 Juni 2021 11:12 WIB
https: img.okezone.com content 2021 06 17 525 2426561 bandung-raya-siaga-satu-covid-19-ridwan-kamil-siapkan-penyekatan-wisatawan-OsH5RJEMAK.jpg Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil. (Foto: Okezone)

JAKARTA — Mencegah lonjakan kasus Covid-19, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat beserta Kepolisian Daerah (Polda) setempat sudah menyiapkan beberapa posko penyekatan di sejumlah lokasi, untuk mengantispasi masuknya wisatawan dari Jakarta ke kawasan Bandung Raya.

Upaya penyekatan dilakukan selama sepekan, menyusul penetapan siaga satu waspada Covid-19 di wilayah Bandung Raya. Seperti diketahui, lonjakan kasus aktif Covid-19 terjadi di dua wilayah yakni di Kabupaten Bandung Barat dan Bandung.

BACA JUGA: Total Kasus Covid-19 di RSDC Wisma Atlet Hampir Tembus 100 Ribu dan Terus Bertambah

"Titiknya di mana saja itu kewenangan ada di Pak Kapolda. Pemerintah sudah menginstruksikan untuk itu," kata Kang Emil—sapaan akrab Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil sebagaimana dikutip dari keterangan resmi Biro Pers Kemenko PMK dikutip Kamis (17/6/2021).

Kang Emil menambahkan, akibat keteledoran dan ketidakpatuhan terhadap prokes akan dapat semakin mempersulit keadaan. Kasus Covid-19 di Jabar terutama wilayah Bandung Raya akan semakin tidak terkendali.

"Ini sebetulnya hikmah, kalau taat terkendali, kalau tidak taat ini adalah contohnya (kasus Covid-19 melonjak). Jadi mau seganas apa jenis (virus)-nya, kuncinya disiplin," jelasnya.

BACA JUGA: Misteri Pesawat yang Hilang Sejak 1965 Terpecahkan Saat Danau Surut Akibat Kekeringan

Sementara itu, Menko PMK Muhadjir Effendy, meminta kepada masyarakat Jabar, khususnya yang berada di wilayah Bandung Raya, untuk lebih memperketat pelaksanaan protokol kesehatan (prokes) 3M.

"Ini harus menjadi perhatian semuanya untuk selalu menjaga protokol kesehatan, menjaga daya tahan tubuh, terutama yang bekerja di luar. Taruhan kita saat ini hanya tinggal disiplin atau tidak. Kalau tidak disiplin perkembangan Covid-19 akan tidak terkendali," pungkas dia.

(dka)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini