Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Kasus Covid-19 Melonjak, DPRD DKI: Penyebaran Akan Terhenti Kalau Kita Disiplin

Khafid Mardiyansyah , Jurnalis-Jum'at, 18 Juni 2021 |19:43 WIB
Kasus Covid-19 Melonjak, DPRD DKI: Penyebaran Akan Terhenti Kalau Kita Disiplin
Ilustrasi (Dokumentasi Okezone)
A
A
A

JAKARTA - Dari 34 provinsi, posisi pertama dipegang DKI Jakarta yang mengalami penambahan kasus Covid-19 sebanyak 4.737, pada Jumat (18/6). Angka kasus positif beberapa waktu terakhir berada pada kisaran 1.000-2.000 kasus dalam sehari.

Menanggapi hal itu, Anggota DPRD DKI Jakarta dari Fraksi PDI Perjuangan, Hardiyanto Kenneth saat ini kondisi Jakarta benar-benar darurat Covid-19, lantaran angka positif Covid-19 kembali melonjak setelah sebelumnya sempat mereda.

"Saat ini Jakarta benar-benar darurat Covid-19, angkanya melonjak tinggi dan saat ini sudah di angka 4.144 orang. Ini yang saya khawatirkan jika terjadi lonjakan Covid-19 di Ibukota, beginilah hasilnya jika penanganannya tidak tepat dan tidak serius," kata Kenneth dalam keterangannya, Jumat (18/6/2021).

Lalu, sambung pria yang disapa Kent, Penerapan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Mikro yang diambil Gubernur DKI Jakarta Anies Rasyid Baswedan dari 1 Juni sampai 14 Juni 2021 tidak menunjukkan pengetatan malah cenderung longgar.

Kata Kent, kapasitas Rumah Sakit Darurat (RSD) Wisma Atlet Kemayoran, sudah ditambah 1.400 tempat tidur sehingga menjadi 7.394 tempat tidur. Namun, kini tingkat keterisiannya sudah mencapai 78,6%.

Kenneth

Berdasarkan data Satgas RSD Wisma Atlet, Jumat pada pukul 08.00 WIB. Jumlah pasien rawat inap di Wisma Atlet sebanyak 5.812 orang. Bertambah 82 orang dibanding hari sebelumnya. Mereka dirawat di Tower 4,5,6, dan 7 Wisma Atlet Kemayoran.

Dengan total pasien 5.812, berarti kini hanya tersisa 1.582 tempat tidur. Sebab, total kapasitasnya adalah 7.394 tempat tidur. Dengan demikian, tingkat keterisian Wisma Atlet Kemayoran kini sudah mencapai 78,6%.

"Dan pada akhirnya keterisian tempat tidur atau bed occupancy rate (BOR) di rumah sakit di Provinsi DKI Jakarta akan kembali penuh," ketus anggota Komisi D DPRD Jakarta itu.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement