Share

Tarik Ucapan Lockdown, Sultan HB X: Pemerintah Enggak Mampu Biayai Rakyat Se-Indonesia

Heru Trijoko, iNews · Senin 21 Juni 2021 20:08 WIB
https: img.okezone.com content 2021 06 21 510 2428666 tarik-ucapan-lockdown-sultan-hb-x-pemerintah-enggak-mampu-biayai-rakyat-se-indonesia-4AVxo2ZN1B.jpeg Sri Sultan HB X. (Foto: Dok Okezone.com)

YOGYAKARTA - Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) Sri Sultan Hamengkubuwono X beberapa hari lalu sempat mengisyaratkan lockdown, jika tak ada lagi jalan keluar dalam mengatasi penyebaran Covid-19 yang makin mengganas. 

Namun dalam pernyataan terbarunya, Sri Sultan menegaskan belum akan memberlakukan lockdown total dan masih menunggu arahan dari pemerintah pusat.

Terlebih lagi, kata Sri Sultan, banyak konsekuensi yang harus dihadapi jika kebijakan lockdown total diberlakukan. Sebab, kebutuhan hidup akan ditanggung pemerintah seperti yang dilakukan di Malaysia dan Singapura.

Baca juga: Klaster Lapas Narkotika Yogyakarta, 275 Orang Positif Covid-19

Sri Sultan mengaku masih akan melakukan koordinasi dan juga menunggu arahan dari Presiden Joko Widodo (Jokowi) terkait kebijakan baru untuk menekan lonjakan kasus Covid-19 di Indonesia.

“Saya kan menyatakan ada kalimat kalau di-lockdown pemerintah enggak mampu karena harus ganti hidupnya rakyat se-Indonesia. Jadi pernyataan saya begitu bukan berarti harus lockdown, karena lockdown ada konsekuensi,” ujar Sri Sultan, Senin (21/6/2021).

Baca juga: COVID-19 Mengganas, Semua Objek Wisata di Bantul Ditutup

Guna menekan lonjakan kasus Covid-19, saat ini Pemda DIY masih menerapkan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) berbasis Mikro, khususnya di wilayah yang masuk zona merah.

(qlh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini