Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Depok Trending, Netizen Heran Warga Lebih Percaya Babi Ngepet dari Covid-19

Bima Setiyadi , Jurnalis-Selasa, 22 Juni 2021 |15:20 WIB
Depok <i>Trending</i>, Netizen Heran Warga Lebih Percaya Babi Ngepet dari Covid-19
Ilustrasi. (Foto: Okezone.com)
A
A
A

JAKARTA - Lonjakan kasus positif Covid-19 di Jakarta dan sekitar rupanya belum sepenuhnya menyadarkan masyarakat akan bahaya virus ini. Salah satu misalnya di kawasan Depok yang merupakan daerah penyangga Ibu Kota.

Dalam pemberitaan media nasional, Selasa (22/6/2021), ada seorang warga yang terkonfirmasi positif corona di Kelurahan Sukamaju, Kecamatan Cilodong, Kota Depok, Jawa Barat, tidak melakukan isolasi mandiri (Isoman). 

Warga tersebut justru menyelenggarakan hajatan pernikahan di lingkungan permukimannya. Akibatnya, puluhan warga di lingkungan RW setempat telah terinfeksi positif virus corona.

Baca juga: Jadi Lokasi Isoman Pasien Covid-19, Panglima TNI dan Kapolri Tinjau Kesiapan Rusun Nagrak

Pemberitaan tersebut menjadi bahasan warganet melalui tulisan "Depok"di media sosial Twitter. Lebih dari 6.899 warganet membahasnya hingga mencapai trending topic.

Akun @ibnfachri heran dengan warga Depok yang tidak percaya Covid-19. Padahal, laporan kasus pertama pasien Covid-19 berawal dari Depok.

"Orang Depok itu pada kenapa dah? Covid pertama di indonesia juga awalnya dari orang Depok kan kalo ga salah," tulisnya seperti dikutip Selasa (22/6/2021).

Baca juga: Parah! Pasien Covid-19 Ini Malah Gelar Pesta Pernikahan, Puluhan Warga Depok Terpapar

Akun lainnya, @ajiipurnomo menyatakan hal serupa. Bahkan dia membandingkanya dengan babi ngepet yang belum lama ini viral di Depok.

"Depok kenapa ya, kemarin babi ngepet percaya. Giliran covid malah ga percaya," tulusnya.

Dokter spesialis paru-paru, Dr. Eva Chaniago turut menanggapi kasus Covid-19 di Depok. Namun, dia hanya menginformasikan bahwa antrean di Instalasi Gawat Darurat di salah satu rumah sakit Depok sampai lebih dari tiga hari. 

"Teman-teman dari depok, yangg menunggu ruang rawat sampai lebih 3 hari antri di IGD. Padahal bukan rumah sakit rujukan Covid besar. Mereka coba minta bantuan saya. 

Sama saja, pasien kami juga banyak antri di IGD. Ini mungkin yg buat Depok tarik rem dulu," tulis akun twitternya @__Sridiana_3va 

(Qur'anul Hidayat)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement