Kasus Covid-19 Melonjak, Pemkab Malang Pertimbangkan Tunda Pembelajaran Tatap Muka

Avirista Midaada, Okezone · Selasa 22 Juni 2021 02:31 WIB
https: img.okezone.com content 2021 06 22 519 2428790 kasus-covid-19-melonjak-pemkab-malang-pertimbangkan-tunda-pembelajaran-tatap-muka-JjewOqWPzT.jpg Ilustrasi (Dok Okezone)

MALANG – Berbeda dengan Pemkot Malang, Pemkab Malang mulai berpikir untuk menunda pelaksanaan pembelajaran tatap muka, seiring penambahan angka pasien Covid-19.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Malang Wahyu Hidayat menyatakan, keputusan sekolah tatap muka ini bakal dievaluasi kembali seiring penambahan kasus Covid-19 di Kabupaten Malang.

"Soal sekolah masih akan kami evaluasi. Kita masih orange. Namun kalau cenderung naik, akan kami rapatkan kembali mungkin PTM (pembelajaran tatap muka) ditunda," ucap Wahyu, saat dikonfirmasi awak media pada Senin (21/6/2021).

Namun, Wahyu mengakui bila sekolah tatap muka kemungkinan besar masih akan dilakukan pada 5 Juli 2021 atau pada tahun ajaran baru.

“Memang dilema terhadap PTM atau tetap daring. Kami melihat dulu kondisi dan kriteria wilayah zonasi, semakin membaik atau masuk zona merah," terang

Wahyu menyebut alasan pengkajian ulang sekolah tatap muka dilakukan akibat kenaikan angka Covid-19. Hal ini berkaca pada kondisi okupansi keterisian bed rumah sakit Covid-19 yang mulai mengalami kenaikan pada akhir-akhir ini.

“Melihat dari BOR (bed occupation rate) ICU (intensive care unit) saat ini mendekati 60 persen. Kalau ruang isolasi 40 persen. Ada kenaikan," ungkap dia.

Baca Juga : Kasus Covid-19 Meningkat, Uji Coba PTM di Kota Bandung Dihentikan

Pihaknya pun meminta Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Malang agar berkoordinasi dengan sejumlah rumah sakit dan bekerja supaya ruang ICU dan ruang isolasi, bagi para pasien Covid-19 bisa terpenuhi.

Di sisi lain Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Kabupaten Malang Rahmat Hardijono menuturkan, keputusan penerapan sekolah tatap muka masih akan dikaji kembali. Hal ini disebutnya dinamis melihat kondisi angka penyebaran Covid-19 di Kabupaten Malang.

“Sudah kami ingatkan bahwa sekolah harusmenyiapkan semuanya, termasuk membentuk satuan tugas (Satgas) penanganan Covid-19 di tingkat Sekolah (terutama dari pendidik dan tenaga kependidikan yang sudah divaksinasi), dan dapat melibatkan orang tua wali peserta didik serta masyarakat di sekitar sekolah sesuai kriteria zonasi PPKM berbasis mikro," tuturnya.

Sebagai informasi di Kabupaten Malang juga mulai mengalami tren kenaikan kasus Covid-19. Penambahan angka positif Covid-19 dalam lima hari terakhir ini sejak 17 Juni 2021 mencapai 75 kasus Covid-19.

Sedangkan total akumulasi pasien terkonfirmasi positif Covid-19 di Kabupaten Malang hingga Senin sore 21 Juni 2021 mencapai 3.520 kasus, rinciannya 35 pasien covid-19 aktif atau menjalani perawatan, 3.254 pasien sembuh, dan 231 pasien Covid-19 meninggal dunia.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini