Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

WHO Sarankan Indonesia Lockdown, Kemenkes: Kita Kan Sudah PPKM Mikro

Binti Mufarida , Jurnalis-Sabtu, 26 Juni 2021 |17:51 WIB
WHO Sarankan Indonesia <i>Lockdown</i>, Kemenkes: Kita Kan Sudah PPKM Mikro
Ilustrasi. (Foto: Shutterstock)
A
A
A

JAKARTA - World Health Organization (WHO) telah mengeluarkan laporan mengenai kondisi Covid-19 di Indonesia. Di dalam laporan sebanyak 32 halaman tersebut menyarankan Indonesia untuk lockdown. 

Merespons hal ini, Juru Bicara Kementerian Kesehatan (Kemenkes), Siti Nadia Tarmizi mengatakan bahwa saat ini Indonesia sudah melaksanakan kebijakan mikro lockdown melalui Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat berskala mikro.

“Kan kita sudah melaksanakan kebijakan mikro lockdown dalam PPKM mikro dan pembatasan pergerakan,” dalam keterangannya saat dihubungi, Sabtu (26/6/2021).

Baca juga: WHO: Vaksin Covid-19 Hampir Habis di Negara-Negara Miskin

Sementara itu, terkait informasi bahwa WHO telah mendeklarasikan Indonesia sebagai negara A1 High Risk termasuk India, Pakistan, Brasil, Filipina, dan sejumlah negara Afrika. Artinya, negara lain berhak menolak dan melarang siapapun yang berasal dari Indonesia dan negara-negara lain yang terdaftar di A1 memasuki wilayahnya.

Merespons hal ini, Nadia menegaskan bahwa keterangn dari WHO terkait klasifikasi negara dengan predikat A1 tersebut. WHO, kata Nadia, menegaskan bahwa sejak 11 Maret 2020 bahwa seluruh dunia berkategori high risk penyebaran Covid-19. 

Baca juga: 11 Nama Baru Varian Virus Corona, Mulai Alpha hingga Zeta

“Sudah memverifikasi informasi tersebut dan mendapatkan keterangan bahwa WHO tidak pernah membuat klasifikasi negara dengan predikat A1 dan kode lainnya. Situasi per negara dilaporkan di situational report yang diterbitkan per minggu. Dan dapat diakses publik. Secara umum, sejak 11 Maret 2020, kondisi pandemi diumumkan WHO sebagai pernyataan bahwa seluruh dunia berkategori high risk penyebaran SARS COV 2,” jelas Nadia.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement