Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Biasanya 12, tapi Kemarin Petugas Makamkan 27 Jenazah Covid-19

Antara , Jurnalis-Sabtu, 26 Juni 2021 |01:12 WIB
Biasanya 12, tapi Kemarin Petugas Makamkan 27 Jenazah Covid-19
Ilustrasi (Foto : Antara)
A
A
A

JAKARTA - Petugas pemusalaran jenazah Covid-19 Nuryasin mengaku kewalahan memakamkan jenazah pengidap virus corona yang jumlahnya semakin meningkat akhir-akhir ini. Salah satau petugas bernama Nuryasin mengatakan kemampuan petugas pemusalaran yang dinamakan dengan Tim Monas, maksimal memakamkan 12 jenazah, tapi kemarin, Jumat 25 Juni 2021.

"Kemampuan kami biasanya sampai besok pagi maksimal hanya 12 jenazah. Itu 12 jenazah juga, kami sudah tidak tidur sama sekali," kata Nuryasin.

Sedangkan pada Jumat ini, kata Nuryasin, sudah 27 jenazah yang pengurusannya dilaksanakan secara protokol kesehatan oleh Tim Monas. "Sudah 27 sama ini (satu jenazah tambahan)," kata Nuryasin.

Selain kendala tersebut, ada kendala lain yakni jarak antarwilayah di DKI Jakarta terlalu jauh dari taman pemakaman umum khusus Covid-19 di Rorotan, Cilincing, Jakarta Utara.

"Mungkin jarak juga, karena dulu kan ada dua tempat ya. Sekarang kan cuma satu pintu, sehingga terjadi antrean," kata Nuryasin.

Baca Juga : Jenazah Pasien Covid-19 Baru Dievakuasi Sehari Setelah Meninggal di Rumah

Sebelumnya, jenazah pengidap Covid-19 berinisial I (40) harus tertahan di rumahnya di kawasan Pademangan, Jakarta Utara selama sehari sebelum dievakuasi oleh petugas dan dimakamkan secara protokol Covid-19 di Taman Pemakaman Umum (TPU) Karet Bivak, Jakarta Pusat.

Ketua RT 07/ RW 011 Pademangan Barat Sudarto mengatakan jenazah tersebut sedianya akan dimakamkan keluarga ketika dinyatakan meninggal dunia pada Kamis (24/6).

Namun itu batal terlaksana karena petugas Puskesmas menyatakan jenazah tersebut positif COVID-19 dan harus dimakamkan secara protokol kesehatan.

(Angkasa Yudhistira)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement