Ganjar: 7.000 RT di Jawa Tengah Zona Merah Covid-19

Taufik Budi, Okezone · Senin 28 Juni 2021 22:17 WIB
https: img.okezone.com content 2021 06 28 512 2432276 ganjar-7-000-rt-di-jawa-tengah-zona-merah-covid-19-xflFifUbr7.jpg Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo (Foto: Okezone)

SEMARANG - Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menyebut terdapat 7.000 rukun tetangga (RT) yang masuk zona merah Covid-19. Jumlah tersebut meningkat drastis dari sebelumnya 5.700 RT.

"Kalau kemarin ada 5.700 RT yang masuk zona merah, hari ini sudah 7.000 lebih. Maka, saya minta harus lockdown. Harus sekarang, kalau kemarin enggak, maka sekarang harus," kata Ganjar usai rapat penanganan Covid-19 bersama Wamenkes secara daring, Senin (28/6/2021).

Baca Juga:  Wakil Wali Kota Cirebon Terpapar Covid-19

Ganjar menerangkan, dengan lockdown tingkat RT itu, maka penanganan kasus Covid-19 di Jateng bisa dikendalikan. TNI/Polri lanjut Ganjar sudah siap untuk melakukan pengamanan.

"Nanti pengamanan dari Babinsa/Bhabinkamtibmas. Sudah kami komunikasikan," ucapnya.

Ganjar menjelaskan, kasus Covid-19 di Jateng kian meningkat dari pekan sebelumnya. Saat ini, tercatat ada 25 Kabupaten/Kota di Jateng yang masuk zona merah.

"Maka, saya akan kirimkan instruksi khusus. Kalau kemarin kan hanya surat edaran, rasanya kalau hanya surat edaran kurang maksimal. Maka sekarang saya keluarkan perintah, instruksi. Mudah-mudahan nanti malam instruksinya sudah jadi dan langsung saya bagikan," jelasnya.

Baca Juga:  Kasus Covid-19 Tinggi, Jakarta Utara Siap Aktifkan GOR Jadi Lokasi Isolasi Mandiri

Ada beberapa poin dari instruksi Ganjar kepada Bupati/Wali Kota itu. Selain lockdown seluruh RT yang masuk zona merah, Ganjar juga meminta adanya keseragaman dalam penanganan Covid-19 antarwilayah di Jateng.

"Kalau kemarin saya melihat ada yang beda-beda. Maka sekarang harus diseragamkan. Misalnya, kalau ada satu daerah yang effort-nya bagus terkait penambahan tempat tidur di rumah sakit atau isolasi terpusat, daerah lainnya juga harus ikut. Sebab kalau tidak, maka rakyat akan cari fasilitas-fasilitas bagus di daerah tetangga," ucapnya.

Masing-masing Kepala Daerah lanjut Ganjar diminta memiliki tanggung jawab pada rakyatnya. Kalau itu dilakukan, maka sinergitas akan bisa berjalan.

"Bupati/Wali Kota punya dong tanggung jawab pada rakyatnya di wilayah masing-masing, jadi tolong saling membantu. Kalau masing-masing tanggung jawab pada daerahnya sendiri, maka ini akan bagus," ucapnya.

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini