Kupang Bangun Literasi Digital Bertajuk 'Kupang Makin Cakap Digital'

Karina Asta Widara , Okezone · Selasa 29 Juni 2021 00:00 WIB
https: img.okezone.com content 2021 06 29 1 2432302 kupang-bangun-literasi-digital-bertajuk-kupang-makin-cakap-digital-p7ZX2FAXhm.jpg Foto: Diskusi Literasi 'Kupang Makin Cakap Digital' (Dok: Kominfo)

KUPANG- Di era digital seperti sekarang ini, membangun budaya literasi sangatlah penting untuk dilakukan guna meningkatkan ilmu pengetahuan teknologi yang terus berkembang pesat.

Hal tersebut-pun mendorong Menteri Komunikasi dan Informatika, Johny G Plate dan Gubernur NTT, Viktor Laiskodat, untuk membuka kegiatan Diskusi Literasi : Kupang Makin Cakap Digital.

Berlokasi di Gereja Bait’el Bokong, kegiatan tersebut dilakukan bersama sekitar 50 peserta secara offline. Namun, untuk yang tidak bisa datang secara langsung, kegiatan tersebut juga dapat dinikmati secara online melalui saluran youtube siberkreasi.

“Infrastruktur digital menjadi fondasi penting bagi percepatan digitalisasi pagi tadi, saya bersama Gubernur NTT dan juga para pimpinan daerah meninjau kesiapan pembangunan Base Transceiver Station (BTS) 4G di 421 lokasi wilayah NTT yang akan digelar sepanjang 2021-2022,” ujar Johny G Plate

Lebih lanjut Johny mengatakan jika pembangunan infrastruktur internet khususnya di Kupang perlu didukung oleh peningkatkan kualitas penggunanya. Maka dari itu, Kementerian Kominfo melakukan penguatan kualitas masyarakat pengguna internet ini melalui inisiasi Indonesia Makin Cakap Digital, yang mencakup penguatan kecakapan yang komprehensif di seluruh lini.

"Yakni di tingkat dasar melalui Gerakan Nasional Literasi Digital (GNLD) Siberkreasi Kementerian Kominfo, yang setiap tahunnya diharapkan dapat meliterasi 12,5 juta masyarakat hingga mencapai total akumulasi 50 juta masyarakat pada 2024,” tuturnya.

Bekali Warganet untuk Berinteraksi di Ruang Digital

 

Sebelumnya, program Inisiasi “Indonesia Makin Cakap Digital" sudah diteguhkan kembali oleh Presiden Joko Widodo pada Hari Kebangkitan Nasional, 20 Mei 2021 lalu. Di Provinsi NTT, program ini juga diharapkan mampu menjangkau 198.323 peserta pelatihan literasi digital pada 2021.

Melalui program Literasi Digital Nasional “Indonesia Makin Cakap Digital” memiliki tujuan untuk membekali warganet dalam berinteraksi di ruang digital, baik dari segi etika (digital ethics), kemampuan (digital skill), keamanan (digital safety) dan budaya digital (digital culture).

"Bekal ini akan mendukung masyarakat untuk semakin memanfaatkan internet dalam aktivitas produktif, meningkatkan ketahanan masyarakat dalam memilah dan merespon konten negatif, serta mendorong masyarakat untuk menyebarkan konten-konten positif yang berhikmat, penuh kata-kata berkat, dan bernafaskan toleransi,” ucapnya.

BACA JUGA: Topang Literasi Digital Nasional, Ridwan Kamil: Digital West Java Pacu Potensi Ekonomi Digital

Dalam kesempatan tersebut, Gubernur NTT juga menyampaikan harapannya, mengatakan bila orang memiliki kesehatan, orang memiliki harapan. Bila orang memiliki harapan dia memiliki segalanya. Orang sehat, pemuda yang sehat akan bekerja keras untuk mencapai harapan. Kuncinya jangan menjadi pemuda yang malas.

"Berharap Pak Menteri mampu membimbing adek-adek kita, terutama membantu adek-adek kita yang masih tertindas, termaginalkan, dengan cara sinergikan dengan pemerintah bersama-sama baik desa, kecamatan, kabupaten, maupun provinsi. Kami menyiapkan lahan untuk 421 titik untuk dipasang BTS, tahun ini selesai. Ini kesempatan luar biasa bagi NTT untuk loncat cepat dalam perkembangan digital,” kata Viktor Laiskodat. (CM)

(yao)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini