Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Lahan Pertanian Tergenang Banjir, Kementan Ingatkan Petani Jombang Ikut AUTP

Fitria Dwi Astuti , Jurnalis-Rabu, 30 Juni 2021 |17:30 WIB
Lahan Pertanian Tergenang Banjir, Kementan Ingatkan Petani Jombang Ikut AUTP
Foto: Dok Kementerian Pertanian
A
A
A

JAKARTA - Hujan yang terus mengguyur wilayah Jombang, Jawa Timur menjadi petaka bagi petani tembakau dan semangka di Kecamatan Kudu dan Desa Gedangan, Kecamatan Sumobito. Areal lahan pertanian mereka terancam mengalami gagal panen akibat air yang menggenang lahan pertanian mereka.

Untuk mengatasi situasi agar tak mengalami kerugian, Kementerian Pertanian (Kementan) mengingatkan petani Jombang mengikuti program Asuransi Usah Tani Padi (AUTP) atau asuransi pertanian.

Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (SYL) menjelaskan, asuransi pertanian berperan besar dalam memberikan pertanggungan kepada petani ketika terjadi gagal panen.

"Asuransi akan membantu petani menghindari kerugian jika terjadi gagal panen. Sebab pertanian itu amat rentan terkendala perubahan iklim serta serangan organisme pengganggu tanaman," katanya.

Direktur Jenderal Prasarana dan Sarana Pertanian (PSP) Kementan, Ali Jamil menjelaskan, asuransi pertanian merupakan bagian dari mitigasi bencana. Asuransi pertanian akan menjadi yang terdepan untuk membantu petani agar terhindar dari kerugian akibat gagal panen. "Ketika terjadi gagal panen maka petani akan mendapat pertanggungan sebesar Rp6 juta per hektare per musim," terang Ali.

Menurut Ali, AUTP atau asuransi pertanian ini mendesak untuk terus disosialisasikan kepada petani agar tidak mengalami kerugian materiil pada saat adanya dampak perubahan iklim serta serangan OPT.

"Kami akan terus mendorong agar petani mengikuti program asuransi pertanian agar mereka tidak menderita kerugian lebih besar ketika terjadi permasalahan sebagaimana diatur dalam AUTP," tuturnya.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement