Said mengungkapkan fakta di lapangan angka kematian dan penderita Covid-19 dalam klaster buruh mengalami peningkatan. Hal tersebut menjadi persoalan mendasar akan mendahulukan sektor kesehatan atau ekonomi.
Kemudian Said menyebut ketika seorang buruh diketahui terpapar Covid-19 di lingkungan perusahaan, buruh cenderung hanya diminta melakukan isolasi mandiri di rumah.
Mereka tidak melapor ke Satgas setempat, sebab akan berdampak pada penutupan sementara perusahaan selama 10 sampai 14 hari.
“Perusahaan keberatan dengan dilakukan penutupan sementara,” jelasnya.
Lebih lanjut, Said mengatakan agar jangan sampai ditutup, perusahaan yang buruhnya terpapar Covid-19 cenderung tidak mau mengumumkan atau melapor. Oleh sebab itu, buruh yang melakukan isolasi mandiri di rumah menularkan kepada keluarga.
"Inilah yang menjelaskan klaster pabrik sekarang merambah ke klaster keluarga," tutupnya.
(Sazili Mustofa)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.