Peneliti Khawatir Pandemi Covid-19 Picu Gangguan Kesehatan Mental

Agregasi VOA, · Selasa 06 Juli 2021 12:11 WIB
https: img.okezone.com content 2021 07 06 18 2436242 peneliti-khawatir-pandemi-covid-19-picu-gangguan-kesehatan-mental-5eWu59EwDm.jpg Pandemi Covid-19 (Foto: Reuters)

Ahli kejiwaan mengatakan kecemasan akan “menghantui” banyak orang Australia di masa depan karena ketidakpastian menyelimuti program vaksinasi yang lambat dan kemungkinan tetap ditutupnya perbatasan internasional untuk setahun lagi, memisahkan orang-orang dari keluarga dan kerabat mereka di luar negeri.

Karantina wilayah di Perth, Brisbane dan Darwin diangkat beberapa hari lalu, namun Sydney, kota terpadat di Australia, masih menerapkan kebijakan tinggal di rumah hingga setidaknya Sabtu mendatang. Otoritas setempat berlomba meredam perebakan Covid-19 yang bermula dari seorang sopir mobil limosin, yang tertular varian delta setelah mengantarkan kru penerbangan internasional di Bandara Sydney.

Warga di lokasi lockdown diizinkan meninggalkan rumah hanya untuk bekerja, berbelanja sembako, berolahraga, merawat sanak saudara atau divaksinasi Covid-19.

Sejak dimulainya pandemi, Australia mencatat kurang dari 31.000 kasus Covid-19. 910 di antaranya meninggal dunia. Baru sekitar 7% dari 25 juta penduduknya yang sudah divaksinasi penuh.

(sst)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini