Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Petugas yang Beritahu Jalur Tikus ke Pengendara saat PPKM Darurat Bakal Disanksi Tegas

Okto Rizki Alpino , Jurnalis-Rabu, 07 Juli 2021 |15:33 WIB
Petugas yang Beritahu Jalur Tikus ke Pengendara saat PPKM Darurat Bakal Disanksi Tegas
Ilustrasi (Dokumentasi Okezone)
A
A
A

JAKARTA - Keberadaan pos penyekatan selama PPKM darurat berlangsung membuat para pengendara memutar otak. Salah satunya dengan memanfaatkan jalur tikus agar dapat lolos dari pos penyekatan.

Kapolres Metro Jakarta Timur, Kombes Pol Erwin Kurniawan mengatakan, pihaknya menemukan sejumlah petugas memberitahu keberadaan jalur tikus kepada para pengendara. Oleh sebab itu, dia berjanji untuk menindak tegas oknum petugas yang memberitahu jalur tikus tersebut.

"Anggota yang memberitahu jalur alternatif itu akan dikenakan sanksi tegas. Secara internal tidak boleh maka akan ditindak," ujarnya di Pasar Rebo, Jakarta Timur, Rabu (7/7/2021).

Dia menegaskan, keberadaan pos penyekatan bertujuan untuk meminimalisir mobilitas warga. Sebagaimana diketahui, saat ini situasi Jakarta berada dalam zona darurat akibat lonjakan kasus Covid-19.

"Pak Wali Kota Jakarta Timur mengimbau para Camat, Lurah, Ketua RT/RW untuk melakukan penyekatan di jalur alternatif yang bisa dilalui pengendara," katanya.

Dalam mengatasi persoalan jalur alternatif, lanjut dia, dibutuhkan peran warga sekitar untuk tidak memberitahukan jalaur tikus yang dikhawatirkan malah membuat lonjakan kasus Covid-19 baru di permukiman warga.

"Kerjasama sangat dibutuhkan antara petugas dan warga. Kalau hanya mengandalkan personel, maka jumlah personel tidak memadai," tuturnya.

(Khafid Mardiyansyah)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement