Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Banjir di Aceh Surut, Jalan Lintas Nasional Kembali Dapat Diakses

Tim Okezone , Jurnalis-Kamis, 08 Juli 2021 |18:07 WIB
Banjir di Aceh Surut, Jalan Lintas Nasional Kembali Dapat Diakses
Foto: BNPB
A
A
A

JAKARTA - Banjir yang melanda sejumah wilayah di Provinsi Aceh berangsur surut. Sebelumnya, banjir melanda tiga kabupaten, yakni Kabupaten Aceh Jaya, Kabupaten Aceh Selatan, dan Kabupaten Aceh Barat.

(Baca juga: Viral! Puluhan Paspampres Geruduk Polres Jakbar Imbas Ricuh Pos Penyekatan)

Pusat Pengendali dan Operasi (Pusdalops) Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), melaporkan, banjir di beberapa kawasan telah dapat diatasi. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Aceh Selatan juga telah mengkonfirmasi kondisi jalan lintas nasional telah dapat di akses oleh kendaraan roda dua dan empat di seluruh kecamatan di Kabupaten Aceh Selatan.

(Baca juga: Anggota Paspampres Bersitegang dengan Petugas di Pos Penyekatan PPKM Darurat)

Sebelumnya, BPBD Kabupaten Aceh Selatan melaporkan sebanyak 16 gampong di 8 Kecamatan terdampak banjir dengan Tinggi Muka Air (TMA) sampai dengan 50 sentimeter. Delapan kecamatan tersebut antara lain Kecamatan Labuhanhaji, Sawang, Meukek, Kota Bahagia, Kluet Tengah, Kluet Utara, Labuhanhaji Barat dan Samadua.

Banjir yang dipicu hujan deras sejak Senin (5/7) tersebut mengakibatkan sebanyak 751 unit rumah warga terdampak dan dua unit jembatan di Kecamatan Labuhanhaji Barat dan Kecamatan Samadua rusak berat diterjang banjir.

Menurut pantauan tim di lapangan, air telah surut total di seluruh kecamatan di Kabupaten Aceh Selatan. Warga dibantu TRC BPBD dan Damkar BPBD Aceh Selatan turut membersihkan fasilitas umum yang terkena dampak banjir.

Sementara itu, banjir di Kabupaten Aceh Barat dipicu hujan deras yang mengakibatkan meluapnya sungai Woyla dan Meureubo pada Selasa (6/7), pukul 05.00 WIB. Tercatat sebanyak 18 desa dan gampong di enam kecamatan terdampak dengan (TMA) 100 hingga 130 sentimeter.

Enam kecamatan terdampak tersebut yaitu Kecamatan Woyla timur, Woyla barat, Mereubo, Johan pahlawan, Kaway XVI dan Arongan Lambalek. Hasil kaji cepat tim di lapangan terdapat 704 Kepala Keluarga (KK) terdampak banjir, namun tidak ada laporan warga yang mengungsi.

Meski banjir yang menggenang di beberapa titik wilayah Kabupaten Aceh Barat telah berangsur surut, namun jalan menuju Gampong Karang Hampa masih tergenang air setinggi 1 meter, warga diimbau untuk tetap berhati-hati.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Aceh Jaya juga melaporkan banjir disertai tanah longsor terjadi mulai Selasa (6/7) dini hari, tepatnya Pukul 01.30 WIB dengan jumlah korban terdampak sebanyak 6.408 jiwa. Sementara kerugian materil sebanyak 2.034 unit rumah warga terendam dengan TMA bervariasi antara 20 hingga 70 sentimeter.

Pantauan di lokasi kejadian hujan telah berhenti dan banjir berangsur angsur surut namun petugas tetap mengimbau masyarakat yang berkendara melintasi daerah banjir agar mengingkatkan kewaspadaan karena masih banyaknya daerah yang digenangi banjir dan rawan longsor.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement