JAKARTA - Mayor Inf Yudho Setyono resmi menjabat sebagai Komandan Batalyon (Danyon) 13 Grup 1 Kopassus. Dia menggantikan Mayor Inf Rommi Sakti Alamsyah. Perwira berusia 38 tahun ini jadi Danyon TNI AD termuda di Indonesia
Yudho mengatakan, dalam menjalani hidup, prinsip yang dipegangnya adalah ‘Labor Omnia Vincit Improbus’. Kalimat itu memiliki arti bahwa kerja keras menaklukkan segalanya
"Itulah prinsip hidup saya, tidak ada yang tidak bisa dilakukan selama ada kemauan," kata Yudho dalam keterangan tertulis PenKopassus, Senin (12/7/2021).
Baca juga: Sejarah di Balik Seragam "Loreng Darah Mengalir" Kopassus
Dalam keterangannya, Kopassus menuturkan bahwa Yudho dikenal sebagai pribadi yang ramah dan humble dalam bergaul. Selain itu, Yudho juga dikenal sebagai sosok pemimpin yang senantiasa mengedepankan kepentingan anggota.
Kopassus menjelaskan, dalam melaksanakan tugas dan tanggung jawab sebagai Danyon yang baru, Perwira kelahiran Kediri, 31 Maret 1983 ini memiliki motto, 'Senang di Kantor, Bahagia di Rumah, dan Berhasil dalam Tugas Operasi'.
Baca juga: Senjata Andalan Kopassus, dari Menembus hingga Meledakkan
"Dengan kehadiran Mayor Inf Yudho Setyono, sebagai Danyon yang baru, diharapkan dapat meningkatkan prestasi dan keberhasilan Batalyon 13 Grup 1 Kopassus, yang dikenal sebagai salah satu Batalyon terbaik di jajaran Kopassus, baik dari segi pembinaan satuan maupun penugasan operasi," tulis Kopassus.
Yudho berpesan kepada para juniornya, untuk terus menempa diri, mengembangkan kemampuan, loyalitas serta dedikasi pada tugas pengabdian sebagai prajurit TNI AD.
"Teruslah memacu diri dan mengasah kemampuan, jangan berpuas diri dengan apa yang dicapai saat ini. Jadilah prajurit yang memiliki kemampuan di atas rata-rata, agar mampu menjadi pemimpin, guru dan teman bagi anggota," pesannya.
(Qur'anul Hidayat)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.