Badai Covid-19 di Gunungkidul: Rumah Sakit Penuh, 9 Warga Meninggal saat Isolasi Mandiri

Suharjono, Koran SI · Selasa 13 Juli 2021 17:38 WIB
https: img.okezone.com content 2021 07 13 510 2440067 badai-covid-19-di-gunungkidul-rumah-sakit-penuh-9-warga-meninggal-saat-isolasi-mandiri-yHoeNbSgLI.jpg Ilustrasi. (Foto: Okezone.com)

GUNUNGKIDUL - Lonjakan kasus Covid-19 membuat rumah sakit di Gunungkidul penuh. Hal itu mengakibatkan adanya pasien yang tak bisa dirawat lantas meninggal dunia saat isolasi mandiri.

Kepala Dinas Kesehatan Gunungkidul Dewi Irawaty mengatakan, dalam dua hari ini terdapat 9 pasien positif Covid-19 yang meninggal saat isolasi mandiri. Khusus hari ini, Selasa (13/7/2021) berjumlah 5 warga. 

Baca juga: Kasus Covid-19 Bertambah 47.899, Berikut Sebarannya di 34 Provinsi

"Memang kami akui semua rumah sakit saat Ini penuh. Bahkan ruang IGD juga digunakan perawatan pasien Covid-19, jadi ya terpaksa ada yang harus isolasi mandiri, " ujar Dewi, Selasa (13/7/2021). 

Dijelaskannya, meskipun 9 warga positif meninggal dunia saat isolasi mandiri, dirinya enggan merinci penyebab lebih jauh. Namun diakuinya persoalan perawatan pasien Covid-19 adalah banyaknya kasus positif baru. 

Selain itu juga menipisnya ketersediaan oksigen. “Untuk antisipasi ke depan Pak Bupati sudah meninjau kemungkinan penggunaan wisma Wanagama untuk shelter isolasi," ulasnya.

Baca juga: Menkes: Rumah Sakit Butuh Tambahan 20.000 Dokter dan Perawat

Sementara itu, Direktur RSUD Wonosari Heru Sulistyowati mengatakan sampai saat ini semua ruang perawatan Covid-19 di rumah sakit yang dipimpinnya telah penuh.  Bahkan untuk instalasi gawat darurat (IGD) saat ini merawat 17 pasien Covid-19.

"Kami tidak bisa berbuat banyak, mudah-mudahan segera landai," ucapnya.

(qlh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini